Ritual Ma' Badong, Tana Toraja. ANTARA/Basrul Haq

Ritual Ma' Badong, Tana Toraja. ANTARA/Basrul Haq

Festival Toraja Internasional Digelar Agustus

TEMPO.CO, Makassar--Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Selatan, telah memastikan penyelenggaran event Festival Toraja Internasional pada Agustus nanti. Kegiatan ini juga akan diisi dengan kebudayaan daerah Tana Toraja yang akan dipersembahkan untuk para tamu dan Wisatawan yang akan ikut ambil bagian nanti.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Jufri Rahman mengatakan event ini digelar selama tiga hari "Acara akan dimulai dari 22 - 24 Agustus. Dan kami targetkan kegiatan ini dapat menarik 5.000 wisatawan mancanegara. " Katanya

Dalam event tersebut, Jufri menjelaskan akan ada beberapa rangkaian kegiatan yang akan memeriahkan festival ini."Pembukaan akan dilakukaan di desa wisata Palawa Toraja Utara, akan ada enam kegiatan yang akan mengisi festival toraja ini."

Enam kegiatan yang akan dilakukan yaitu Toraja opera, arts and culinary fair, cultural seminar dan exhibition. "Khusus untuk seminar dan exhibition akan mengangkat tema Reinventing Toraja, sedangkan satu kegiatan lagi yaitu world music festival & camp, sports festival, dan ini nantinya akan di gelar menjelang penutupan di ge'tengan Tana Toraja," kata Jufri yang di hubungi, Kamis 6 Juni 2013.

Festival Toraja ini, menurut Jufri nanti akan mengangkat budaya-budaya lokal serta menggali potensi pariwisata yang dimiliki oleh Toraja.

Jufri berharap dengan kegiatan ini juga dapat mendorong, Toraja menjadi salah satu daerah yang masuk dalam "World Heritage" nantinya. Selain itu juga untuk mengangkat budaya Toraja ke permukaan dunia untuk kepentingan wisata.

Menurut dia, dalam kegiatan ini akan dikonsep melalu tangan pakar event organizer pariwisata. "Penunjukan untuk mengerjakan konsep yang diinginkan sudah ada yaitu Franky Raden. Dia inilah yang dipercaya untuk menangani festival serta merancang kegiatan ini dari sudut pandang orang Toraja," kata Jufri.

Untuk para tamu yang akan datang dalam Festival Toraja ini, Jufri memastikan mereka akan berkumpul di Makassar sebelum nantinya berangkat ke Toraja. "Kami juga bekerjasama dengan penulis pariwisata dari seluruh dunia untuk nantinya dapat juga mempromosikan wisata di Toraja," ujarya.

Khusus untuk anggaran, Jufri menambahkan yang disiapkan itu Rp 4,5 Milliar, dan ini kolaborasi bersama antara dana pusat, Pemprov, Toraja dan Toraja Utara. "Kegiatan ini rencananya akan dibuka oleh Gubernur Sulawesi Selatan," ujar Jufri.

Kegiatan ini juga, menurut Jufri sekaligus akan dirangkaikan dengan pembukaan pertemuan saudagar Bugis Makassar yang akan dihadiri sekitar 300 saudagar.

Fokus promosiwisata Toraja, menurut Jufri dilakukan sebab daerah tersebut sudah terlanjur dikenal sehingga lebih mudah dipasarkan. "Sulsel setidaknya mulai harus mempersiapkan sedini mungkin untuk merebut peluang di tahun 2020 dimana akan tersedia uang kurang lebih 430 Milliar dollar yang akan dibelanjakan orang-orang kaya muda di seluruh dunia untuk pariwisata," katanya.

Sementara itu Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo mengatakan kegiatan ini harus terus dipopulerkan."Ini harus diperlihatkan bahwa daerah wisata yang sulsel miliki bagus dan wajar untuk dilihat oleh seluruh dunia," kata Syahrul.

Namun, Syahrul mengingatkan jangan agar kondisi harus tetap aman, hal ini untuk menjaga agar para wisatawaan yang datang nantinya bisa merasa aman dan tenang untuk menikmati pariwisata yang ada di Sulsel.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia wil Sulsel, Anggiat Sinaga mengatakan dengan diselenggarakan event ini dirinya berharap tingkat hunian hotel juga dapat meningkat terutama di Toraja.

Anggiat memperkirakan, Pergerakan tingkat hunian hotel pasca puasa dan lebaran nanti, dan kemudian akan diselenggarakannya festival toraja di Makassar tidak terlalu berdampak signifikan karena dengan jumlah kamar yang 8000 tentu efek kegiatan ini tidak terlalu di rasakan kalau Makassar. "Tapi kami tetap positif akan hal itu, yang lebih fokuskan sebenarnyaa di Toraja , dengan adanya dua event disana saya rasa Hotel di sana mampu menampung seluruh tamu yang datang."

IIN NURFAHRAENI DEWI PUTRI

Terhangat:

Penembakan Tito Kei
| Tarif Baru KRL | Kisruh Kartu Jakarta Sehat | PKS Membangkang | Ahmad Fathanah