Menjadi Orang Tua Tunggal Bisa Sukses

Menjadi Orang Tua Tunggal Bisa Sukses

Farrah Abraham berfoto bersama anaknya Sophia saat tiba di pinggir pantai di Califonia, Amerika Serikat untuk berlibur dan menghabiskan waktu bersama. dailymail.co.uk

TEMPO.CO, Jakarta- Ketika Anda menjadi sosok orang tua tunggal, seringkali terpikir untuk melakukan semuanya seorang diri. Tentu hal itu dapat membuat Anda kelelahan serta diliputi stres serta kecemasan. Untuk membantu Anda menjadi sosok orang tua tunggal yang baik, menjaga kesehatan secara emosional, penting untuk membangun sebuah hubungan dengan orang lain yang dapat membantu Anda menyelesaikan permasalahan sebagai orang tua tunggal.





Selain itu, menurut berita yang dilansir di situs Fem Guide, terdapat beberapa hal yang harus dicermati agar dapat menjadi sosok orang tua tunggal yang sukses,





1. Fokus pada Anak





Bayangan akan ketakutan dan kecemasan dalam mengurus anak seorang diri dapat juga membayangi ana-anak. Karena ketakutan anak-anak terefleksi dari ketakutan orang tuanya. Ketika melihat orang tuanya dalam keadaan tidak bahagia, maka anak pun akan terus diliputi kemurungan. Fokuslah pada keadaan psikis anak Anda.





2. Figur orang tua yang hilang





Carilah figur orang tua yang hilang dari anak-anak. Tetapi bukan berarti kita harus segera mencari pasangan hidup baru. Figur orang tua yang hilang mungkin dapat kita temukan di keluarga seperti, kakak, ayah, ibu, dan saudara lainnya.





3.Cinta dan Perhatian





Berikanlah perhatian lebih untuk anak. Mereka perlu tahu betapa pentingnya ia buat hidup kita. Tumbuhkan sikap saling membutuhkan yang membuat kita merasa bahagia.





4. Jati Diri





Dengan menjadi orang tua tunggal dapat menunjukkan jati diri sebenarnya. Hal ini dapat membuat kita menjalani segala sesuatu lebih terarah. Ketika sebelumnya kita lebih tergantung pada pasangan, ini waktunya menunjukkan diri terbaik Anda.





5. Atur Jadwal





Ketika menjadi orang tua tunggal, sebagai seorang pekerja kita harus dapat membagi waktu dengan baik. Pilihlah waktu yang tepat untuk mengurus rumah, menyelesaikan pekerjaan, dan mengurus anak. Dan pastikan anak merupakan prioritas utama.





6. Bantuan





Ego yang tinggi tentu membuat kita sungkan meminta bantuan orang lain. Ingatlah, sebagai makhluk sosial, kita membutuhkan orang lain. Belajarlah dari pengalaman orang lain sebagai single parent yang dapat memudahkan Anda.





7. Menjadi contoh positif





Usahakan untuk selalu menjadi contoh positif untuk anak. Keadaan sebagai single parents membuat kita menjadi panutam utama untuk anak.





8. Dukung impian anak





Impian dan cita-cita pasti dimiliki setiap anak. Sebagai single parent, dukunglah setiap impian positif anak. Teruslah mendampingi sehingga mereka merasa nyama.





9. Luangkan waktu untuk sendiri





Setiap orang membutuhkan waktu untuk sendiri. Hal ini dapat membuat kita kembali memikirkan apa hal terbaik yang dapat kita lakuan untuk anak. Selain itu, waktu sendiri dapat kita pergunakan untuk bersantai dan relaks sejenak.





FEMGUIDE.CO.UK | ANINDYA LEGIA PUTRI





Berita Terkait
Khawatir Kena Diabetes Tipe 2? Ini Pencegahnya
Pria Lebih Malas Mencuci Tangan  
10 Makanan Sehat untuk Rambut Super  
Tahi Lalat Membesar? Hati-hati Kanker Kulit  
Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X