Imbas Kuota, Dua Ratusan Calon Haji Sulteng Batal

Imbas Kuota, Dua Ratusan Calon Haji Sulteng Batal

Sejumlah calon jamaah haji melambaikan tangan saat memasuki pesawat di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (21/9). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

TEMPO.CO, Palu - Pemerintah mulai menerapkan kuota haji tahun ini. Dari data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) tercatat sebanyak 1.613 dari total kuota 1.758 calon haji Sulawesi Tengah yang telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sampai batas akhir pelunasan, Rabu pekan lalu.

Dari jumlah itu, terdapat 200-an yang batal berangkat. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulteng, H. Mohsen, Senin, 17 Juni, mengaku akan segera mensosialisasikan perihal pemotongan kuota haji tersebut. "Insya Allah, mulai hari Senin ini, kami akan melakukan sosialisasi perihal keputusan pemotongan kuota haji sebesar 20 persen," kata Mohsen.


Dalam sosialisasi itu, pihak Kementerian Agama Sulteng akan mengundang seluruh kepala Kementerian kabupaten/kota berikut penyelenggara hajinya. Dengan demikian, diharapkan tidak terjadi kesalahpahaman oleh calon haji yang batal berangkat.


Ia mengatakan Kementerian Agama Sulteng akan memprioritaskan calon haji yang telah melunasi seluruh biaya haji untuk diberangkatkan. Juga yang sama sekali belum pernah naik haji. Adapun calon haji usia lanjut kemungkinan besar tak dapat diberangkatkan.


"Yah, kemungkinan besar calon jemaah haji usia lanjut tak dapat diberangkatkan. Mengingat mereka harus pula menyertakan muhrimnya. Sementara kuota orang yang harus diberangkatkan terbatas," Mohsen melanjutkan.


Sebelumnya, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Anggito Abimanyu, telah meminta Kantor Wilayah Kementerian Agama di setiap daerah agar menyampaikan formulasi pemotongan ini.


Anggito menjelaskan ada empat formulasi pemotongan. Pertama, dari daftar kuota yang ada saat ini, pastikan jemaah yang tidak masuk pemotongan adalah mereka yang sudah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Kedua, pastikan jemaah yang tidak masuk pemotongan adalah mereka yang belum pernah sama sekali menunaikan ibadah haji.


Ketiga, pastikan jemaah haji yang sudah lanjut usia dengan kemampuan fisik terbatas atau dengan kursi roda agar tidak masuk kuota jemaah haji 2013. Keempat, pastikan prioritas sesuai nomor urut bagi jemaah yang mendaftar paling awal hingga terbaru.


M. DARLIS


Topik terhangat:
Rusuh KJRI Jeddah
| Koalisi dan PKS | Perbudakan Buruh


Berita lainnya:
Edisi Khusus HUT Jakarta
Dosen UI Pengkritik Korupsi Jadi Tersangka

Aktris Ully Artha Meninggal Dunia

Alasan Jakarta Semakin Macet

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X