Normalisasi Kali Pesanggarahan Terhambat

Normalisasi Kali Pesanggarahan Terhambat

Seorang anak melintasi banjir dikawasan Bintaro Permai, Jakarta, Kamis (23/2). Banjir setinggi paha orang dewasa tersebut terjadi karena luapan air dari kali Pesanggrahan yang mendapat kiriman air dari Bogor. Tempo/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Upaya pemerintah untuk menganggulangi banjir di Ibu Kota melalui normalisasi Kali Pesanggrahan tersendat. Proyek yang sudah berjalan sejak November 2011 itu saat ini baru mencapai 40 persen.

Menurut Wakil Kepala Paket 2 Proyek Normalisasi Kali Pesanggrahan Endang Hidayat, proyek terganjal masalah pembebasan lahan. Dari target pembebasan lahan bantaran sungai sepanjang 7 kilometer, belum sampai separuh yang berhasil dibebaskan. "Tergarap 3 kilometer dari total 7 kilometer," kata Endang, Kamis, 20 Juni 2013.

Karena lambannya proses pembebasan lahan, peralatan-peralatan berat yang telah disiapkan menjadi teronggok menganggur. Endang mengatakan, saat ini pihaknya menunggu pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat pembebasan lahan. "Kami tunggu proses pembebasan lahan untuk melanjutkan 4 kilometer selanjutnya."

Proyek Normalisasi Kali Pesanggarahan terdiri dari tiga paket kontrak yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya, PT Waskita Karya, dan PT PP. Paket 2 yang menangani 7 kilometer dari Jalan Bintaro Raya hingga Pos Pengumben dipegang oleh kontraktor PT Wijaya Karya. Total panjang proyek normalisasi ini mencapai 26 kilometer. Proyek ini ditargetkan dapat selesai Juli 2014.

MAYA NAWANGWULAN

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X