indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Dana Penunjang Keselamatan Kereta Api Masih Minim


TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat transportasi, Djoko Setijowarno, menilai dana untuk penunjang keselamatan kereta api (KA) masih belum memadai. "Kalau setahun Rp 20 miliar, ya, masih minim," katanya kepada Tempo, Kamis, 20 Juni 2013.

Ia menjelaskan idealnya seluruh perlintasan KA sebidang dijaga. Untuk satu perlintasan, setidaknya diperlukan dana penunjang keselamatan Rp 240 juta per bulan. Dana tersebut diperlukan untuk menggaji para penjaga perlintasan.

"Coba saja dikalikan, ada berapa perlintasan sebidang yang belum dijaga, ya, tidak cukup kalau Rp 20 miliar," kata Djoko.

Direktur Keselamatan Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Hermanto Dwiatmoko, menyebutkan hanya memperoleh dana Rp 20 miliar untuk keselamatan KA.

Kementerian Perhubungan menyatakan ada lebih dari 600 perlintasan kereta api (KA) tidak resmi di Jawa dan Sumatera. "Di Jawa ada 410 dan di Sumatera ada 208 perlintasan," ujarnya.

Tercatat ada 3.892 perlintasan resmi di Jawa dan 701 perlintasan resmi di Sumatera. Sebanyak 2.932 perlintasan resmi di Jawa tersebut tidak dijaga. Sedangkan mayoritas perlintasan sebidang KA di Sumatera juga tidak dijaga, yaitu sebanyak 496 perlintasan.

Hermanto menuturkan kecelakaan di perlintasan sebidang KA terjadi karena pengendara kendaraan bermotor melanggar rambu. "Bukan merupakan kecelakaan kereta api," ucapnya.

Kementerian Perhubungan mencatat ada 13 orang yang menjadi korban kecelakaan KA di perlintasan sebidang sejak Januari hingga Juni 2013. Lima orang meninggal dan delapan orang luka berat akibat kecelakaan-kecelakaan itu.

MARIA YUNIAR

Terhangat:
HUT Jakarta
| Ribut Kabut Asap | Koalisi dan PKS | Demo BBM

Berita Lainnya:
Pengumuman Hasil Lelang Jabatan Ditunda
Apa Arti Reformasi Birokrasi di Mata Jokowi
Ahok Bakal Terapkan e-Catalog di Lelang Proyek

Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
cerdas dikit kenapa ! buat semua lintasan kereta api dengan jalan layang, bebankan atau bekerjasama dengan pemda setempat, lebih efisien dan tidak ada lagi kecelakaan di pelintasan kereta ! coba anda bayangkan biaya sekian tinggi untuk menjaga pelintasan dikali berapa tahun ! pergantian presiden, menteri perhubungan dari jaman kolonial sampai kini tidak ada yg berpikir perubahan !
; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X