Kate Middleton Ingin Melahirkan Normal

Kate Middleton Ingin Melahirkan Normal

Kate Middleton mengenakan rok putih polkadot dan blazer hitam yang sederhana. Gaya berpakaian Kate kali ini dipuji pengamat mode karena tidak bermewah-mewahan (26/4). (AP Photo/Matt Dunham)

TEMPO.CO, London - Kate Middleton akan melakukan persalinan pada pertengah Juli mendatang. Di saat banyak perempuan lebih memilih operasi sesar, istri Pangeran William itu justru berharap melahirkan dengan normal.

Keinginan Duchess of Cambridge, gelar kebangsawanan Kate, melahirkan normal itu dikonfirmasi oleh sumber di kerajaan Inggris. Sebagaimana dilansir News.com.au, Rabu malam, 19 Juni 2013, Kate akan melahirkan di ruang private di sayap Lindo di Rumah sakit St Mary's di Paddington. Kate, kata sumber itu, tidak ingin bergabung dengan cara melahirkan yang 'terlalu mewah untuk mendorong' (too posh to push).

Sejumlah spekulasi muncul bahwa jenis kelamin sang bayi adalah perempuan. Ini terjadi setelah Kate berhenti untuk mengucapkan kata 'anak perempuan' pada Maret lalu. Meski begitu, pasangan kerajaan ini tidak ingin mencari tahu jenis kelamin anak mereka. Mereka ingin soal jenis kelamin sang bayi sebagai kejutan yang diakan diketahui saat kelahiran tiba pada Juli nanti.

"Pangeran dan Putri tidak tahu jenis kelamin bayi mereka, dan mereka memutuskan untuk tidak mencari tahu sebelum kelahiran," kata sumber itu.

Soal pemilihan Rumah Sakit St Mary's, William dan Kate memilih rumah sakit di London ini karena di tempat tersebut Willian dan adiknya, Pangeran Harry, dilahirkan. Nantinya, Kate akan di bantu tim medis kerajaan yang dikepalai Marcus Setchell, seorang ginekologis kerajaan. William diperkirakan akan mendampingi proses persalinan Kate.

NEWS.COM.AU. | AMIRULLAH



Terhangat:
EDSUS HUT Jakarta | Kenaikan Harga BBM | Rusuh KJRI Jeddah


Baca juga:

Sidang Perdana Kasus Cebongan Kamis Ini

Kalapas Cebongan: Pasti Ada Tekanan Psikis Berat

Kasus Cebongan, LPSK Gandeng 16 Psikolog

Kasus Cebongan, LPSK Umuman Kondisi Saksi

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X