indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

NASA Umumkan Pemotretan Bumi dari Saturnus

NASA Umumkan Pemotretan Bumi dari Saturnus

Bumi seperti jaring laba-laba menyala bila dilihat dari angkasa (Space)

TEMPO.CO, Colorado - Pada Juli mendatang, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) akan mengambil foto bumi dari satelit yang mengorbit di planet Saturnus. Momen ini akan dilaksanakan pada 19 Juli mendatang dan foto bumi akan diambil dengan kamera resolusi tinggi dari wahana Cassini.

Cassini telah mengorbit di sekitar planet Saturnus sejak Oktober 1997
dan sebelumnya hanya berhasil menangkap potret bumi dengan kualitas gambar yang buram saat mengelilingi planet bercincin itu. Namun karena Juli mendatang bertepatan dengan gerhana matahari, kamera dari Cassini ini akan mampu mengambil foto bumi dengan jelas tanpa adanya sinar matahari yang dapat merusak detektor sensitif.

Ini juga akan menjadi pertama kalinya NASA mengumumkan waktu pengambilan foto. Ketua tim Cassini dari Institut Science Space di Boulder, Colorado, Carolyn Porco mengatakan kesempatan ini diharapkan bisa dirasakan oleh warga bumi. “Masyarakat di seluruh dunia bisa berhenti sebentar dari aktivitas mereka saat foto bumi diambil untuk menjadi bagian dari gambar titik biru pucat planet bumi. Dan ini untuk menghargai perspektif kita dan dunia yang diperoleh dari eksplorasi antarplanet,” kata dia seperti dikutip dari DailyMail, Jumat 21 Jumat.

NASA akan mengambil foto bumi pada 19 Juli mendatang di antara pukul 21.27 hingga 21.42 malam. Bumi akan terlihat seukuran hanya sekitar satu piksel saja dari sudut pandang Cassini yang berjarak 898 juta jauhnya. Momen ini akan memberikan kesempatan warga dunia untuk melihat bagaimana rupa rumah (planet) mereka jika dilihat dari Saturnus.

Amerika Utara dan bagian dari Samudra Atlantik akan menunjuk ke arah Saturnus pada saat gambar diambil.

Linda Spilker,ilmuwan proyek Cassini di Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California mengatakan, “Kami harap Anda akan bergabung dengan kami dengan melambaikan tangan dari Bumi ke arah Saturnus, sehingga kita bisa merayakan kesempatan khusus ini,” katanya.

Tim Cassini telah memilih 19 Juli karena akan memanfaatkan keuntungan dari gerhana matahari total yang langka terjadi dari Saturnus, sehingga saat memotret Bumi tidak terhalang oleh cincin Saturnus. Kamera sensitif pesawat ruang angkasa kemudian dapat beralih menuju Bumi tanpa mengalami kerusakan akibat sinar matahari.

Cassini sebelumnya pernah berhasil memotret Bumi dari Saturnus pada tahun 2006. Saturnus tampak sebagai bola dengan cincin di sekitarnya. Bumi sendiri terlihat seperti titik biru yang pucat dan terlihat diantara cincin Saturnus.

ROSALINA | DAILY MAIL


Terhangat:
Evaluasi Jokowi
| Kenaikan Harga BBM | Rusuh KJRI Jeddah


Berita Terkait

Hanura: Harga BBM Boleh Naik, Asalkan...

Spanduk Tolak Kenaikan BBM PKS Dicopot

Muhaimin: Yang Tolak BBM Naik, Tak Mengerti Masalah

Demokrat: Menteri PKS Lebih Baik Mundur

Istana: Ini Bukan Saat Tepat Provokasi Politik


Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X