indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Jerapah Afrika Huni Kebun Binatang Maharani

Jerapah Afrika Huni Kebun Binatang Maharani

Pengunjung memberi makan jerapah di taman wisata marga satwa Ragunan, Jakarta,(17/5). Libur panjang perayaan kenaikan Isa Almasih dimanfaatkan sejumlah warga ibukota maupun yang berasal dari luar Jakarta dengan mendatangi lokasi wisata di Jakarta. Tempo/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Lamongan - Maharani Zoo and Goa yang berlokasi di kompleks Wisata Bahari Lamongan, Jawa Timur menambah koleksi binatang piaraan. Setelah mendatangkan dua anak harimau Sumatera dari Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, kini kebun binatang tersebut mendapat sepasang Jerapah Afrika dari Belanda.


Dua pasang burung pelikan dari Kebun Binatang Surabaya pun turut menghiasi lokasi wisata di pantai utara Jawa itu. Dengan bertambahnya satwa-satwa itu total koleksi di kebun binatang seluas 3,5 hektare itu menjadi 560 dari 130 spesies.


Meski demikian pengelola Maharani Zoo masih berupaya menambah penghuni. Untuk itu mereka membuka kerja sama dengan sejumlah kebun binatang serta BKSDA. General Manager Maharani Zoo and Goa Ali Boy mengatakan, jerapah penghuni baru di kebun binatangnya itu masih keturunan langsung dari Afrika, sehingga posturnya relatif tinggi. “Masih keturunan langsung,” kata Ali, Minggu 23 Juni 2013.


Sebenarnya, kata Ali, ada sejumlah binatang yang hendak dikirim ke Maharani Zoo tetapi dia tolak. Alasannya, kebun binatang yang ia kelola selektif terhadap kiriman satwa dari kebun binatang lain. "Ada kebun binatang yang satwanya sakit, kalau dikirim ke sini penghuni lain rentan tertular," ujar dia.


Untuk mengantisipasi penularan penyakit, Maharani Zoo and Goa telah mempersiapkan tiga orang dokter hewan dan tujuh paramedis. Itu belum termasuk dokter hewan yang praktik dari sejumlah perguruan tinggi.


Ali menyebut jumlah pengunjung di Kebun Binatang Maharani relatif stabil. Rata-rata sekitar 600 orang perhari. Jika memasuki akhir pekan atau liburan sekolah jumlah pengunjung meningkat 50 persen.


Pemerintah Kabupaten Lamongan—salah satu pemilik saham di kebun binatang ini, masih berupaya membebaskan lahan Maharani Zoo and Goa. Area wahana wisata ini direncanakan akan dikembangkan menjadi lima hektar.



Direktur Maharani Zoo and Goa Aris Wibawa tidak berhasil dihubungi. Telepon selulernya tidak aktif. Namun dalam beberapa kali kesempatan ia mengatakan bahwa Maharani Zoo memiliki prospek bagus. Tempat ini juga dinilai strategis untuk tujuan wisata di Jawa Timur bagian barat dan utara.

SUJATMIKO

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X