SBY: Berita Asap Media Singapura Berlebihan

SBY: Berita Asap Media Singapura Berlebihan

Tiga orang wisatawan berpose dengan mengenakan masker dan kacamata di depan patung Singapore Merlion di Singapura, (21/6). Populasi asap dari kebakaran hutan di Indonesia membuat warga Singapura mengenakan masker. (AP Photo/Joseph Nair)

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan pemberitaan media Singapura soal asap yang mengepung Negeri Singa akibat kebakaran lahan di Riau terlalu berlebihan. "Saya menyimak pagi hari pemberitaan media internasional dan Singapura, yang menurut pandangan saya, sangat berlebihan sehingga image Indonesia sangat buruk di masyarakat dunia," kata SBY dalam konferensi pers di Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu, 26 Juni 2013.

Di media tersebut, kata SBY, diberitakan bahwa sejak 1997 Indonesia dianggap terus mencemari udara Singapura. Menurut SBY, pernyataan itu sangat berlebihan. "Saya yakin bahwa Singapura dan Indonesia sama-sama mendapatkan benefit dalam kerja sama dua negara, utamanya ekonomi dan bisnis. Tentu menyakitkan jika Indonesia dikesankan menimbulkan masalah bagi tetangganya," katanya.

SBY juga menyayangkan karena pemberitaan itu disiarkan di saat Indonesia sedang serius untuk menanggulangi masalah asap dan kebakaran lahan tersebut. "Tahun ini memang luar biasa karena faktor cuaca panas ekstrem, apalagi banyak lahan gambut di sana. Bencana asap ini besar. Saya sendiri terus menanggulangi bencana asap ini," katanya. "Saya sampaikan tidak semua faktor manusia."

Menurut SBY, dengan pelajaran yang sangat berharga tersebut, dia berharap hubungan bilateral antara Indonesia dengan Malaysia dan Singapura dapat dijaga dengan baik. Apalagi, kedua negara ada dalam naungan ASEAN, yang memiliki karakter dan budaya yang kuat untuk saling menghormati.

"Jangan salah mengerti untuk kebakaran ladang. Saya akan atasi sebaik-baiknya. Oleh karena itu, mari kita lakukan cara-cara bersahabat dan bermitra sebaik mungkin," katanya.

ANGGA SUKMA WIJAYA

Terhangat:

Ridwan Kamil
| Razia Bobotoh Persib| Puncak HUT Jakarta| Penyaluran BLSM| Ribut Kabut Asap


Baca Juga:

McDonalds Telah Menghapus Menu Makanan Halal

PKS: Dakwaan Luthfi Aneh dan Lucu

Mabes: Dua Polisi Tertangkap Bawa Rp 200 Juta

Ahok Kecewa dengan PKL

Mahdiana Kenalkan Djoko Susilo sebagai Andika

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Pembakar Hutan

Laga Persib Vs Persija Bakal Dilarang di Jakarta






Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X