Ahok: Pasar Tanah Abang Bukan Punya Emak Mereka

Ahok: Pasar Tanah Abang Bukan Punya Emak Mereka

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Tempo/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok mengatakan pedagang yang berjualan di jalanan Pasar Tanah Abang harus mau direlokasi ke Blok G. "Jika pedagang tetap berdagang di jalan, aparat akan bertindak," kata Ahok setelah buka puasa bersama di kantor Kecamatan Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Senin, 15 Juli 2013.

Pemerintah, kata Ahok, tidak ada maksud mengancam para pedagang. "Ini negara hukum. Semua ada aturannya," tutur Ahok. Ia bersikukuh apabila pedagang tak pindah, akan menjadi masalah buat pemerintah.

Ahok mengatakan jangan memutarbalikkan fakta bahwa pedagang didzolimi pemerintah. Padahal dengan ketidaktertiban para pedagang saat berjualan menyebabkan kemacetan. "Emang jalanan Pasar Tanah Abang punya emak mereka?" Ahok menyindir para pedagang.

Oleh sebab itu, demi kenyamanan bersama pemerintah akan meminta pedagang mau masuk ke Blok G. Apalagi ini momen Ramadan, kata Ahok, pasti dagangan mereka laku. "Kalau tidak laku ya pulang kampung saja."

Jika para pedagang tetap tak mau pindah, ini menjadi masalah buat pemerintah DKI. Ia mengatakan orang Jakarta saja tidak boleh berjualan di sepanjang jalan Pasar Tanah Abang. Apalagi, lanjut Ahok, kebanyakan pedagang bukan orang asli Jakarta. (Klik tentang Ahok)

MUHAMMAD MUHYIDDIN

Topik Terhangat
Hambalang Jilid 2
| Rusuh Nabire | Pemasok Narkoba | Eksekutor Cebongan

Berita Terkait
Ahok: Audit BPKP Senjata Banding Kasus Tanah Abang

Didenda Rp 8,2 Miliar, Ini Jawaban PT Priamanaya

Perkara Tenabang, Jokowi Dukung Putusan Pengadilan

Komentar (10)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
4
0
emang bener... jakarta itu punya bersama... jakarta punya aturan.. dari jaman ali sadikin.. hingga ahok.. jakarta harus ditata... biar caranya keras yang penting bener... setuju AHOK... gempur terus yang menghalangi kepentingan umum.. sikat preman yang cuma modal tampang seram dan golok...
0
8
Ucapan yg ngk pada tempat nya aja ... nggak di gubris ... apalagi yg pada tempat nya .... kalau saja PKL punya kesadaran ... bahwa jalanan juga hak pengguna jalan ..tentu ucapan tsb tak akan keluar dari mulut Pak ahok. seperti relokasi penduduk di tepi sungai ke rumah susun yg disediakan pemerintah ... pada ogah2an .. padahal fasilitas semua disediakan .. jadi inti nya mereka .. mmg pada ngak mau tertib.
2
13
Ahok mengatakan jangan memutarbalikkan fakta bahwa pedagang didzolimi pemerintah. Padahal dengan ketidaktertiban para pedagang saat berjualan menyebabkan kemacetan. "Emang jalanan Pasar Tanah Abang punya emak mereka?" Ahok menyindir para pedagang. Nah ini ucapan yang Gue LIKE....ini negara BEBAS untuk Menyinggung atau mengkritik siapa-pun kalau pedagang tersinggung "SIAPA ELO ! ! !" dan siap yg menzholimi Pedagang....PKL yg menzholimi Pengguna Jalan kan JALAN UMUM adalah HAK Pejalan Kaki dan Pengendara....Pedagang punya HAK di PASAR....MAJU TERUUUUSSSSS PAK AHOK....
3
11
mengapa ngak sekalian saja jalan di depan istana di jadiin tempat berdagang kaki lima.
0
10
..orang asli jakarta tentunya orang betawi ya? Kalo pak Ahok ngotot soal relokasi ini bukan dalam konteks dia orang asli jakarta atau bukan, tapi dalam kapasitas sebagai penyelenggara pemerintahan tingkat provinsi DKI Jakarta untuk mengakomodir kepentingan umum. Logis tentunya kalo lebih mengutamakan pemakai jalan. Apalagi ini bukan penggusuran, tapi relokasi. Jadi tak ada yg harus merasa dirugikan.
Selanjutnya
Wajib Baca!
X