KRL Ekonomi Non-AC Dihapus Sejak Hari Ini

KRL Ekonomi Non-AC Dihapus Sejak Hari Ini

KRL ekonomi non-AC tiba di Stasiun Manggarai, Jakarta, Jumat (8/1). Untuk meningkatkan pelayanan, PT KRL Commuter Jabodetabek berencana mengganti seluruh armada kereta ekonomi non-AC menjadi ekonomi AC paling lambat pada 2011. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Commuter Jabodetabek resmi menghapus seluruh kereta rel listrik (KRL) ekonomi non-AC sejak hari ini, Kamis, 25 Juli 2013. Manajer Komunikasi PT KCJ Eva Chairunnisa mengatakan penghapusan dilakukan untuk memperbaiki layanan.

"Sebagai gantinya, kami sediakan rangkaian KRL AC yang diambil dari cadangan perusahaan," kata Eva ketika dihubungi Tempo pada Kamis, 25 Juli 2013. Eva mengatakan tidak ada jadwal perjalanan yang hilang karena setiap satu kereta yang ditarik langsung diganti dengan kereta commuter yang baru.

Eva menjelaskan, penghapusan KRL ekonomi AC ini sudah dilakukan bertahap sejak awal 2013. Hingga awal Juli 2013 lalu, KRL ekonomi tinggal menyisakan satu rangkaian dari Bekasi dan satu rangkaian dari Bogor.

Eva optimistis penarikan KRL ekonomi ini tidak akan membuat gejolak di masyarakat. Alasannya, saat ini KRL AC sudah menerapkan sistem tiket progresif yang lebih murah. Untuk mengantisipasi penolakan massa, pihaknya melakukan pengamanan dengan cara menempatkan aparat keamanan dari kepolisian dan TNI.

Selain itu, menurut Eva, pada Agustus 2013 nanti akan ada penambahan rangkaian kereta. Total akan ada tambahan 180 rangkaian yang terdiri dari 10 gerbong baru. Dengan begitu, dipastikan akan ada penambahan jadwal perjalanan.

"Saat ini masih dibicarakan termasuk penempatannya di jalur mana," ujarnya. Sejak 2008, PT KCJ mulai melakukan program penambahan gerbong. Eva memperkirakan perusahaan ini akan memiliki sektar 830 rangkaian KRL sampai akhir 2013.

SYAILENDRA

Berita Terpopuler:
Joko Anwar Berkicau tentang FPI

Jenderal Penangkap Nazaruddin Juga Calon Kapolri

Chelsea Terancam Batal Tampil di GBK

Kompolnas: Tak Ada Calon Kapolri yang Bersih

Calon Kapolri, 9 Jenderal Ini Wajib Lapor Harta

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X