Kondisi Mesir Tak Seburuk di Pemberitaan

Kondisi Mesir Tak Seburuk di Pemberitaan

Sejumlah Polisi Mesir menembakkan gas air mata kepada ribuan pendukung tergulingnya Presiden Mohamed Mursi di jembatan 6 Oktober, Kairo, Mesir, (15/7). REUTERS / Mohamed Abd El Ghany

TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI, Febrian Alphyanto Ruddyard, mengatakan kehidupan masyarakat di Mesir masih normal. Demikian pula dengan 5.310-an warga negara Indonesia di sana. Menurut dia, kondisinya belum sampai pada taraf harus evakuasi.


“Sampai saat ini belum sampai harus evakuasi. Yang jelas jangan bayangkan kondisinya buruk. Di beberapa tempat memang hotspot masih ada, tetapi di luar itu kehidupan normal. Logistik lancar, selama ini masih ada yang jualan,” kata Febrian yang ditemui di sela-sela perayaan Hari Nasional Maroko di Jakarta, semalam.


Menurut Febrian, justru yang paling dekat dengan lokasi unjuk rasa adalah gedung KBRI Kairo. Itu pun tidak mengganggu pelayanan KBRI.


Dari 5.310 WNI di Mesir, 2.898 di antaranya adalah mahasiswa Al Azhar. Saat ini mereka sedang libur. “Mahasiswa di sana masih dalam keadaan aman, tidak korban sama sekali. Sebenarnya sekarang lagi libur, lebih memudahkan kita dalam perlindungan warga,” katanya.


Indonesia juga telah mengeluarkan peringatan perjalanan. Menurut Febrian, itu adalah imbauan yang paling awal, meminta agar WNI menunda kunjungan yang tidak perlu. Belum sampai pada larangan.


Laporan dari KBRI sejauh ini masih terkendali. Pihak KBRI juga terus melakukan pengecekan atas kebutuhan warga kita di sana.


NATALIA SANTI
Terpopuler:
Joe Taslim Pindah Agama Demi Cinta

Berseteru dengan Ahok, Haji Lulung Pergi Umrah

Bang Ucu: PKL Bongkar Sendiri atau Saya Bakar

Briptu Rani Resmi Dipecat Polda Jawa Timur

SBY ke Lumajang, Dukun Semeru Dikerahkan

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X