Tiba di Halim, Metallica Ajak Keluarga

Tiba di Halim, Metallica Ajak Keluarga

Aksi drummer Lars Ulrich dan gitaris Kirk Hammet pada Konser band Metallica di Lebak Bulus, Jakarta (April 1993). Kerusuhan besar yang mewarnai gelaran konser Metallica di tahun 1993 ini menyebabkan 55 orang terluka, 88 ditangkap, dan 58 mobil rusak terbakar. [Dok. TEMPO/ Rully Kesuma]

TEMPO.CO, Jakarta -Grup musik Metallica tiba di bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, tepat pukul 16.40, Minggu, 25 Agustus 2013. James Hetfield (vokal dan gitar) cs akan menggelar konser di Gelora Bung Karno malam ini. Konser ini menjawab penantian penggemar yang telah menunggu pelopor grup thrash metal ini selama dua dekade.

Hetfield bersama Lars Ulrich (drum), Kirk Hammet (gitat), dan Robert Trujillo (bass) tiba di bandara Halim menggunakan jet pribadi. Kehadiran mereka langsung disambut sekitar 10 mobil, empat voorijder, dan kawalan aparat kepolisian yang siap mengantar mereka ke tempat istirahat dan konser.

Ulrich dkk tampak turun dari pesawat dengan kaos seragam. Semuanya kompak mengenakan celana pendek, kaos oblong, serta kacamata hitam yang tersemat di kepala.

Mereka tak datang sendiri, namun membawa serta kerabat. Ulrich yang berasal dari Gentofte, Denmark, misalnya, mengajak pacarnya yang tinggi, model Jessica Miller.

Pembetot bass Robert Trujillo, yang sempat menghadiahi bass elektrik kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo juga datang membawa anggota keluarga. Pria asal Spanyol yang datang sambil menggendong tas bass itu tampak berjalan bersama kedua anaknya.

Sayangnya, kehadiran mereka tak boleh diabadikan oleh wartawan. Promotor melarang wartawan mengambil gambar. Larangan ini atas permintaan langsung dari Metallica.

Metallica dijadwalkan akan menggoyang Jakarta di Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, pukul 20.00. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan ikut hadir sebagai penonton di kelas festival.

ISTMAN MP

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X