indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

ISG, Atletik Pasang Target di Lari Nomor Pendek

ISG, Atletik Pasang Target di Lari Nomor Pendek

Sejumlah pelari bertanding di kejuaraan Nasional Atletik 2013 di GOR Rawamangun, Jakarta, Jumat (5/9). Dalam kejuaraan Nasional Atletik 2013, Jawa Barat memimpin klasemen perolehan medali yaitu 5 emas 7perak dan 5 perunggu. TEMPO/Seto Wardhana

TEMPO.CO, Jakarta -Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia tidak mematok target yang muluk di ajang Islamic Solidarity Games III di Palembang, Sumatera Selatan. Wakil Ketua Bidang Pembinaan PB PASI Paulus Pay mengatakan, ISG merupakan ajang antara sebagai persiapan menuju SEA Games Myanmar.

“Di nomor lari, kami hanya turun di nomor-nomor pendek,” kata Paulus saat dihubungi, Ahad 8 September 2013. Paulus beralasan para atlet akan membutuhkan waktu pemulihan yang lama bila harus turun di semua nomor yang dipertandingkan.

Oleh sebab itu, Paulus mengatakan, Indonesia tidak turun di nomor lari menengah dan jauh. Pasalnya, pelari yang turun di nomor menengah dan jauh membutuhkan masa pemulihan yang lama. “Mereka juga harus menjaga ritme kompetisi,” kata dia.

Di sisi lain, persaingan para atlet untuk cabang atletik di ISG bakal berlangsung ketat dengan ikut sertanya Turki dan negara-negara di Timur Tengah, seperti Suriah dan Iran. Menurut Paulus, para atlet asal negara tersebut memiliki level kompetisi yang setara dengan atlet-atlet asal Eropa.

“ISG bagus dijadikan ajang uji tanding,” kata Paulus. Ia menyebutkan pada ajang Islamic Games, Indonesia akan turun diantaranya di nomor lari estafet 4x100 meter putra, lari gawang 100 m putri, lari 400 m putra, lompat jauh, tolak peluru putra-putri, jalan cepat 20.000 meter.

Sementara itu, salah satu pelari nasional Safwaturrahman mengungkapkan akan turun di nomor lari 4x100 meter putra pada ISG nanti. Safwaturrahman yang meraih medali emas Kejurnas Atletik 2013 di nomor lari 200 m menyatakan tidak ada persiapan khusus menghadapi Islamic Games. “Kami diminta jaga kondisi saja karena baru mengikuti Kejurnas kemarin,” kata pelari asal Nusa Tenggara Barat.

Ia berharap para atlet yang turun di Islamic Games tidak dihampiri cedera. Pasalnya, Safwaturrahman dan rekan-rekannya menjadikan SEA Games sebagai sasaran utama. “Dari sisi persiapan pun tidak terlalu serius untuk ISG nanti,” kata Safwaturrahman.

ADITYA BUDIMAN

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X