indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Manual Teroris Gerilya Kota Beredar di Internet

Manual Teroris Gerilya Kota Beredar di Internet

Sejumlah petugas kepolisian kembali menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari proyektil peluru di lokasi tertembaknya anggota Provost Baharkam Mabes Polri, Bripka Sukardi di Jl. HR Rasuna Said, Jakarta (11/9). TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah buku elektronik berjudul "Panduan Pelaksanaan Perang Gerilya di Perkotaan" beredar di Internet sejak dua tahun lalu. Pada Selasa, 17 September 2013, sudah lebih dari 1.000 orang mengunduh dokumen itu.

Dokumen itu sendiri diunggah oleh seseorang dengan akun Syarief Ramzan Saluev pada 11 April 2011. Tebalnya lebih dari 100 halaman.

Isi buku elektronik yang setiap halamannya bertuliskan kata-kata "Forum Islam al-Busyro" ini penuh dengan anjuran untuk melakukan serangan terhadap obyek vital pemerintah di perkotaan.

Selain itu, ada banyak dalil dan ayat Al-Quran yang dikutip untuk memberikan pembenaran pada rencana dan aksi teror mereka.

Tak lupa diselipkan berbagai tips praktis dan strategi untuk menghindari pengejaran polisi. Pada satu bagian misalnya, para teroris diminta membuat safe house atau rumah persembunyian di tengah kota untuk memudahkan mereka menghilangkan jejak.

Di bagian akhir buku itu, dilampirkan bagan teknik pembuatan bom. Bahan apa saja yang dibutuhkan dan petunjuk teknis perakitannya digambarkan dengan mendetail.

Modus operandi teror gerilya kota ini diduga ada di balik penyerangan terhadap sejumlah petugas polisi, dua bulan belakangan ini. Pekan lalu, Bripka Sukardi, anggota polisi dari Provost Mabes Polri, ditembak mati di depan gedung KPK, Kuningan.

Juru bicara Mabes Polri belum bisa dimintai konfirmasi soal peredaran dan isi buku manual teror dalam kota ini.

ANTON WILLIAM

Topik Terhangat
Tabrakan Anak Ahmad Dhani | Siapa Bunda Putri | Penembakan Polisi | Miss World | Misteri Sisca Yofie

Berita Terpopuler:
Munzir Almusawa Ramal Dirinya Meninggal di Usia 40
Gara-gara Ngobrol, Perwira Ini Diusir Kapolri
Halo, Saya Bunda Putri
Tiga Penyebab Organ Intim Penjual Kopi Dirusak
Selenggarakan Miss World, Hary Tanoe Merugi