Demi SBY, Juru Kunci Pantai Klayar 'Melek' 5 Hari

Demi SBY, Juru Kunci Pantai Klayar 'Melek' 5 Hari

Pantai Klayar, Pacitan, Jawa Timur. TEMPO/Ishomuddin

TEMPO.CO, Pacitan - Wakijan, juru kunci di Pantai Klayar, Pacitan, Jawa Timur, mengaku menjalani ritual khusus sebelum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono datang ke lokasi wisata tersebut, Selasa sore, 15 Oktober 2013.

"Selama lima hari saya tidak tidur dan tidak pulang," katanya seusai kunjungan SBY beserta rombongan di Seruling Samudera, yaitu semburan air laut yang keluar dari celah batu karang pantai setempat.

Pria berusia 64 tahun itu menuturkan, dalam ritual khusus yang dijalani di tepi pantai, dia berdoa agar rombongan Presiden diberi keselamatan saat berkunjung ke Pantai Klayar. Apalagi, kondisi ombak di Laut Selatan itu tidak stabil dan justru semakin meninggi. "Alhamdulillah, saat Pak Presiden ke sini, tidak ada apa-apa, meski ombaknya cukup besar," ujar Wakijan kepada Tempo.

Menurut dia, Seruling Samudera merupakan daerah rawan terjadi kecelakaan laut. Sejumlah pengunjung telah menjadi korban tewas lantaran terseret ombak, dan mayoritas jenazahnya tidak ditemukan. Sejumlah peristiwa itu membuat Wakijan merasa bertanggung jawab terhadap keselamatan rombongan pejabat negara saat melakukan kunjungan kerja di Pantai Klayar.

Pantauan Tempo, langkah Presiden dan rombongan saat menuju dan kembali dari Seruling Samudera berulang kali dihentikan petugas pengamanan. Sebab, ombak yang besar pecah setelah menabrak batu karang di dekat jalur menuju Seruling Samudera.


Ombak yang kerap kali muncul itu sempat merepotkan anak sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono. Ia tampak menggendong Almira Tunggadewi Yudhoyono, putrinya, saat melintasi jalan masuk ke seruling laut tersebut. Tidak itu saja, beberapa pakaian para pejabat negara itu juga tepercik air laut. "Sampai basah begini," ujar Ibu Negara Ani Yudhoyono, yang ikut dalam rombongan kunjungan tersebut.

Selain keluarga SBY, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II juga ikut kegiatan itu. Mereka di antaranya Menteri ESDM Jero Wacik, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu.

NOFIKA DIAN NUGROHO





 





Berita terpopuler:
Demi Selingkuhan, Istri Bersiasat Bunuh Suami
VO2Max Tinggi, Evan Dimas Bagai Mobil Tangki Besar
Kenapa Jokowi Kurban di Lenteng Agung?
Ada Cacing Hati di Sapi Jokowi
Gempa Filipina, Waspada Tsunami di Indonesia Timur

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X