Tebar Jaring ala Wawan-Atut

Tebar Jaring ala Wawan-Atut

Gubernur Banten Ratu Atut mengenakan celana jins hitam ketat ketika menghadiri pemeriksaan KPK, Jumat (11/10). TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.COJakarta - Sejumlah proyek infrastruktur di Banten diduga digarap perusahaan yang dikendalikan kelompok Tubagus Chaeri Wardhana, adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Berbekal kekerabatan dan sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Banten, Chaeri ditengarai menguasai sejumlah proyek, bahkan disebut-sebut meminta komisi sebelum proyek digarap. Berikut ini di antara perusahaan di bawah kendali Chaeri.


PT Sinar Ciomas Raya Utama


Pemegang saham: Ratu Atut Chosiyah dan Tubagus Chaeri Wardana
Proyek:
> Pembangunan gedung DPRD Provinsi Banten, 2004-2006
- nilai proyek: Rp 93 miliar
> Pekerjaan pengamanan Pantai Pasauran, Kabupaten Serang
- nilai proyek: Rp 24,4 miliar


PT Gunakarya Nusantara


Pemegang saham : Nilla Suprapto dan Nurdjanah 
(Namun diduga ada aliran fee 20 persen dari Gunakarya ke Chaeri Wardana).
Proyek:
> Pembangunan Masjid Al-Bantani, Kota Serang, 2008
- nilai proyek:Rp 94,3 miliar


PT Buana Wardana Utama


Pemilik saham: Diduga terkait dengan keluarga Atut
Proyek:
> Pelebaran jalan di ruas Simpang Labuan-Cibaliung
- nilai proyek: nilai kontrak Rp 26,4 miliar, dengan pagu Rp 27,7 miliar
> Pelebaran jalan Saketi-Batas Kota Pandeglang segmen 2
- nilai proyek: nilai kontrak Rp 17,3 miliar, dengan pagu sebesar Rp 18,5 miliar


PT Bali Pacific Pragama


Pemegang Saham:
-Tubagus Chaeri Wardana
Proyek:
>-Pelebaran jalan batas Kota Serang-Kota Tangerang, 2012
- nilai proyek: Rp 28,4 miliar
> Pemeliharaan berkala batas Kota Serang-Kota Tangerang, 2011
nilai proyek: Rp 52,8 miliar
Sumber: Diolah Tempo


 


Topik terhangat:
Gatot Tersangka | Suap Akil Mochtar | Foto Bunda Putri | Dinasti Banten 


Berita terkait:
Dua Tangan Kanan Wawan Dipanggil KPK

Wawan Dituding Palsukan Kontrak Masjid Al-Bantani
Adik Atut Disebut Belokkan Rekening Proyek Masjid
Chaeri Dituduh Palsukan Paraf dalam Proyek Masjid
Adik Atut Diduga Kutip Komisi Proyek Masjid


Berita lainnya:
Perbedaan Cina dan China Versi Remy Sylado 
Banyak Kebakaran, Jokowi: Memang yang Bakar Saya? 
Ical Anggap Dinasti Atut Baik dan Untungkan Partai 
Ketika Ariel-Luna Maya 'Dipertemukan' di Panggung 
Hendak Laporkan Korupsi Lebak, Aktivis Dirampok

Komentar (3)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Baru tahu ..... dari dulu tahu ....
0
0
eeeddaaaaannnnnnn pantes banten masyarakatnya miskin terus dan gak pernah maju2 rakyatnya di bodohin mulu selama ini........
0
0
KENAPA BARU SEKARANG TERTANGKAP, .
Wajib Baca!
X