SBY dan Palmer Bahas Tuduhan 2 Jam di Istana Bogor

SBY dan Palmer Bahas Tuduhan 2 Jam di Istana Bogor

Ibas beserta keluarga besarnya saat liburan ke Monas Oktober 2012 silam. Berbeda dengan Presiden SBY dan kakaknya Agus Harimurti, Ibas lebih menyukai kemeja batik lengan panjang saat mengunjungi Monas. Rumgapres/Abror Rizki

TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Palmer Situmorang, mengatakan kliennya memaparkan seluruh tuduhan yang ditujukan kepada keluarga Cikeas selama lebih dari dua jam. Palmer dan dua rekan pengacaranya diundang SBY untuk bertemu di Istana Bogor, 9 Desember 2013. Di sanalah Palmer ditunjuk SBY sebagai pengacara keluarga Cikeas.

"Saya hanya bicara sekitar 15 menit tentang hal-hal yang bisa dilakukan selain somasi," kata Palmer saat ditemui di kantornya, pekan ini.

Selain SBY, pertemuan juga dihadiri Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin, Kristiani Herawati alias Ani Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono, Aliya Rajasa, dan ajudan Presiden. "Banyak yang diceritakan tentang fitnah, tapi belum semua. Beliau janji akan secepatnya memberikan breakdown semua fitnah."

Palmer menyatakan hingga saat ini belum mengetahui secara pasti alasan SBY menunjuknya sebagai pengacara keluarga. Kantor Palmer Sitomurang & Partners, menurut situs resminya, lebih banyak menangani perkara perdata, niaga, dan administrasi negara. Perkara pidana yang masuk kantor Palmer hanya 20 persen dari seluruh jumlah perkara.

Palmer menduga alasan dia ditunjuk SBY karena dia kerap muncul dalam sejumlah acara debat dan hukum di media massa. Menurut informasi yang dia dapat, SBY menganggap Palmer memiliki pola tutur kata yang baik, senada dengan gaya bicara orang yang selayaknya mewakili ucapan Presiden. Selain itu, ia juga dinilai memiliki pendapat yang kebenaran dan dasarnya selalu dapat terukur. "Saya berusaha untuk tak membuat sia-sia," kata Palmer. (Baca: Pengacara SBY Ancam Pidanakan Anak Buah Anas)

Sejumlah tuduhan yang mengarah ke keluarga Cikeas di antaranya tuduhan barter jabatan Wakil Presiden Boediono dengan kebijakan bailout Bank Century, aliran dana ke Ibas dalam kasus Hambalang, dan Sylvia Sholeha alias Bu Pur--diduga terlibat pengaturan proyek Hambalang--disebut dekat dengan Ani Yudhoyono.

Selain itu, dalam kasus kuota impor daging sapi, saksi menyebut SBY dekat dengan pengusaha Sengman Tjahja dan Non Saputri. Deviardi, terdakwa kasus suap SKK Migas, mengatakan Komisaris Utama PT Kernel Oil Pte Ltd Widodo Ratanachaitong dekat dengan Ibas.





FRANSISCO ROSARIANS





Berita Terpopuler
Empat Bulan Kenal Anis Matta, Szilvia Mualaf
Szlvia Fabula Datangi Anis Matta Saat di Hungaria
Awal Pertemuan Anis Matta dengan Istri Kedua
Haul Gus Dur, Butet Mengolok-Olok Prabowo?
Sutarman: Ucapan Gus Dur Manjur

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X