Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pembobol Mesin ATM BNI Sekarat Dihajar Massa  

image-gnews
Ilustrasi. (Unay Sunardi)
Ilustrasi. (Unay Sunardi)
Iklan

TEMPO.CO, Bandung - Dua bandit tertangkap basah ketika hendak membobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BNI di supermarket Superindo, Jalan Rajawali, Kota Bandung, Jum'at, 7 Februari 2014. Seorang pelaku, John, nyaris tewas dipukuli massa saat hendak kabur.

"Yang satu sempat menyabetkan alat pahat ke saya tapi langsung bisa ditangkap. Satu lagi yang dipanggil John sempat kabur tapi akhirnya pingsan setelah dipukuli massa. Dia sudah dibawa ke rumah sakit sama polisi,"tutur Rudi,  seorang warga yang memergoki aksi para pelaku di markas Polisi sektor Andir.

Rudi menuturkan, peristiwa percobaan perampokan itu terjadi saat dia 'berdinas' sebagai petugas parkir Superindo sekitar pukul 14.30. Setelah turun dari motor dan melepas helm, kedua pelaku melenggang ke bilik ATM Bank BNI di halaman Superindo.

"Yang saya heran, mereka mengaku petugas dari BNI, tapi begitu masuk bilik ATM, mereka memakai lagi helm yang semula mereka tengteng,"kata Rudi. Curiga, Rudi diam-diam mengawasi tingkah polah para pelaku. "Beberapa saat di dalam ATM, pelaku yang badannya lebih pendek memasang stiker di ATM. Habis itu mereka keluar (dari bilik)"kata dia.

Selang beberapa saat, tutur Rudi, seorang nasabah perempuan masuk ke bilik ATM yang sama. Tak lama, ia keluar dari bilik dengan wajah bingung. "Dia bilang setelah mengambil uang Rp 1 juta, kartu ATM-nya malah tertelan mesin. Dia minta bantuan,"katanya. 

Pada saat bersamaan, salah satu pelaku tadi tiba-tiba datang menghampiri. Pelaku mengatakan bahwa mesin ATM BNI sedang rusak. Sang wanita nasabah dipersilakan mengontak nomor yang tertera di stiker yang baru dipasang para pelaku. Percaya, wanita ini lalu menghubungi nomor yang ditunjukkan sambil berlalu.

"Nah, pelaku tadi bersama temannya masuk lagi ke bilik ATM, sambil pakai helm lagi,"kata Rudi. Tapi tiba-tiba wanita pemilik kartu tertelan datang lagi sambil mengaku bahwa nomor call-center yang disarankan dicurigai palsu. Diantar Rudi, wanita ini langsung mencoba masuk ke dalam bilik.

"Melihat calon korbannya balik lagi, salah satu pelaku yang pendek langsung mengaku 
bahwa kartu dia juga tertelan mesin. Yang satu lagi mengaku petugas servis mesin ATM,"tutur Rudi. Mendengar pengakuan palsu pelaku, Rudi langsung bertindak.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Saya tahan mereka supaya tidak kabur dan meminta mereka ikut ke pos Satpam. Tapi mereka melawan,"tutur Rudi. Si pendek diringkus di pos petugas pengamanan Superindo meski sempat menyabetkan senjata tajam berupa alat pahat. Satu pelaku kabur ke arah selatan Jalan Rajawali.

"Warga yang ikut mengejar melihat pelaku naik bus umum,"kata Rudi. Tak ayal, dia bersama warga langsung mengejar bus umum yang kebetulan tercebak kemacetan dan meminta pelaku diturunkan dari bus. "Pelaku akhirnya dikeluarkan dari bus dan langsung dipukuli massa di tengah jalan,"kata Rudi.

Setelah amuk reda, pelaku yang disebut-sebut bernama John ini sudah tak sadarkan diri dengan muka dan tubuh babak belur. John lalu dibawa ke pos Satpam Superindo digabungkan bersama kawanannya. "Lalu polisi datang, yang satu terus dibawa ke markas Polsek Andir. Yang pingsan dibawa ke rumah sakit,"tutur Rudi.

Kepala Polsek Andir Janter Nainggolan membenarkan telah terjadinya penangkapan pelaku pembobolan mesin ATM di wilayahnya. Namun ia menunda memberikan keterangan rinci. "Saya masih di SPN Cisarua,"kata dia saat dihubungi.

ERICK P. HARDI

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Kemenhub Imbau Masyarakat Tinggalkan Travel Gelap, Ini 5 Dampak Buruk Menggunakannya

4 hari lalu

Personel kepolisian terpaksa menurunkan penumpang travel gelap saat terjaring penyekatan pemudik di pintu keluar tol Pejagan-Pemalang, Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis, 6 Mei 2021. Polres Tegal melakukan tes usap antigen dan menurunkan puluhan penumpang travel gelap akibat kendaraannya ditahan saat ingin mudik ke Pemalang. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
Kemenhub Imbau Masyarakat Tinggalkan Travel Gelap, Ini 5 Dampak Buruk Menggunakannya

Hindari risiko fatal dengan travel gelap. Ketahui dampak buruknya, termasuk kecelakaan, asuransi, dan tarif tak jelas.


Kapolres Jakut Klaim Kawasan Wisata Ancol Aman, Belum Ada Laporan Tindak Kriminal

13 hari lalu

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan, saat ditemui di kawasan Ancol, Jakarta Utara, pada Jumat, 12 April 2024. Tempo/Adil Al Hasan
Kapolres Jakut Klaim Kawasan Wisata Ancol Aman, Belum Ada Laporan Tindak Kriminal

Kapolres Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan mengklaim belum ada kerawanan dan berbagai tindak kriminal yang terjadi di kawasan wisata Ancol


Anies Tanggapi Isu Jual-beli Bangku Sekolah: Bentuk Kriminalitas

23 Januari 2024

Calon presiden nomor urut satu, Anies Baswedan, hadir di lokasi acara Desak Anies di Rocket Convention Hall, Sleman, Yogyakarta pada Selasa, 23 Januari 2024. TEMPO/Sultan Abdurrahman
Anies Tanggapi Isu Jual-beli Bangku Sekolah: Bentuk Kriminalitas

Anies mengatakan itu merupakan penyimpanan, pelanggaran dan kriminalitas yang tidak boleh dibiarkan.


Polisi Selidiki Kasus Bapak Aniaya Anak hingga Tewas di Semarang

2 Januari 2024

Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com
Polisi Selidiki Kasus Bapak Aniaya Anak hingga Tewas di Semarang

Diduga penganiayaan itu dilakukan karena pelaku ingin melindungi anak laki-lakinya yang lain yang juga adik korban, JW, 18 tahun.


Prabowo Bilang Indonesia Negara Aman, Ini Daftar Negara dengan Kriminalitas Tertinggi

13 Desember 2023

Tentara Uni Nasional Karen (KNU) berjaga-jaga saat peringatan 70 tahun Hari Revolusi Nasional Karen di Kaw Thoo Lei, negara bagian Kayin, Myanmar, 31 Januari 2019. Warga memperingati 70 tahun merdekanya konflik Karen. REUTERS/Ann Wang
Prabowo Bilang Indonesia Negara Aman, Ini Daftar Negara dengan Kriminalitas Tertinggi

Prabowo singgung Indonesia masih aman, damai, dan terkendali


Kriminal Sepekan: Ade Armando Digugat PDIP, Firli Akui Bertemu SYL, Wanita Mental Ditabrak Fortuner

29 Oktober 2023

Politisi Partai Solidaritas Indonesia, Ade Armando mengadakan konferensi pers untuk klarifikasi terhadap gugatan 200 miliar dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Jalan Cokroaminoto no. 92, Menteng, Jakarta Pusat. TEMPO/OHAN B SARDIN
Kriminal Sepekan: Ade Armando Digugat PDIP, Firli Akui Bertemu SYL, Wanita Mental Ditabrak Fortuner

Sejumlah peristiwa kriminalitas terjadi sepekan terakhir di Jabodetabek. Ade Armando digugat PDIP, Firli Bahuri, Fortuner tabrak wanita di Kembangan


Polres Jakarta Utara: Ancol dan Sunter Daerah Rawan Kejahatan Pekan Lalu

13 Agustus 2023

Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Polisi Gidion Arif Setyawan di Polres Metro Jakarta Utara, Senin 17 Juli 2023. ANTARA/HO-Humas Polri
Polres Jakarta Utara: Ancol dan Sunter Daerah Rawan Kejahatan Pekan Lalu

Polres Jakarta Utara menandai Ancol hingga Sunter Agung dengan warna merah di peta kerawanan kejahatan


Polisi Cari Penganiaya Guru SMA hingga Buta di Rejang Lebong

4 Agustus 2023

Ilustrasi bangku sekolah. Sumber: Pixabay/asiaone.com
Polisi Cari Penganiaya Guru SMA hingga Buta di Rejang Lebong

Pelaku menganiaya dengan menggunakan ketapel kepada guru SMA itu.


Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi yang Sebar Tubuh Korban di Lima Lokasi

16 Juli 2023

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi yang Sebar Tubuh Korban di Lima Lokasi

Terkuaknya kasus mutilasi ini pasca temuan potongan-potongan tubuh manusia total di lima titik Sleman.


DPRD DKI Duga Blok G Pasar Tanah Abang Jadi Sarang Preman karena Keluhan Pedagang Diabaikan

7 Juli 2023

Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta Ismail saat rapat program prioritas PT Pembangunan Jaya Ancol 2023 di Ruang Rapat Komisi B, Kamis, 19 Januari 2023. TEMPO/Ihsan Reliubun
DPRD DKI Duga Blok G Pasar Tanah Abang Jadi Sarang Preman karena Keluhan Pedagang Diabaikan

DPRD DKI Jakarta menduga Blok G Pasar Tanah Abang menjadi sarang preman dan tempat mengonsumsi narkoba karena keluhan pedagang diabaikan.