Close

Demokrat: Kami Peringkat Tiga Terkorup  

Senin, 24 Februari 2014 | 08:45 WIB

Demokrat: Kami Peringkat Tiga Terkorup  
Partai Demokrat. Demokrat.or.id

TEMPO.CO, Yogyakarta - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bahwa partainya bukanlah partai politik paling korup. "Demokrat itu nomor tiga, bukan nomor satu," kata Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah Sukawi Sutarip mengutip pernyataan SBY yang disampaikan dalam konsolidasi internal Demokrat Jawa Tengah-DIY di Gedung Olahraga Amongrogo Yogyakarta, Ahad, 23 Februari 2014.

Pernyataan tersebut berdasarkan data survei kepolisian, kejaksaan, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Desember 2013. Dalam rapat konsolidasi internal yang berlangsung tertutup tersebut, SBY menyampaikan bahwa perolehan suara Demokrat pada pemilu tahun ini merosot ketimbang pemilu sebelumnya.

Jika Pemilu 2009 lalu perolehan suara 21 persen, pemilu kali ini hanya 15 persen. Tiap-tiap daerah mendapat target 15 persen suara. SBY, Sukawi melanjutkan, memang akan turun untuk melakukan konsolidasi partai ke daerah. Tujuannya untuk memberi motivasi kepada semua kader untuk bisa kembali kepada rakyat. "Masih ada peluang untuk menaikkan suara," kata Sukawi.

Menurut Sukawi, ada dua hal yang diyakini mampu menaikkan pamor Demokrat kembali. Pertama, Demokrat adalah partai pemerintah yang diklaim mempunyai program prorakyat. Sukawi menyebutkan program Kucuran Kredit Usaha Rakyat (KUR), Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNMP), dan bedah rumah berasal dari pemerintahan SBY. Kedua adalah posisi Demokrat yang bukan merupakan partai politik paling korup.

Menurut Ketua DPD Demokrat DIY Sukedi, DIY menargetkan bisa meraih suara 15 persen. Sedangkan Demokrat Jawa Tengah menargetkan paling mentok minimal mampu meraup 12 persen suara.

PITO AGUSTIN RUDIANA






 






Berita Lain
Tiga Kali Imbang, Timnas U-19 Bantah Mulai Jenuh
Metafisika di Timnas U-19, Begini Penggunaannya
Transformasi Risma, dari Teknokrat ke Aktor Politik
Langkah Politik Wali Kota Risma Dinilai Blunder
4 Kali Mau Mundur, Risma Dinilai Tak Pede Jadi Pemimpin

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan