Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bermain Game Turunkan Risiko Alzheimer

image-gnews
Ilustrasi Game Online. ANTARA/Lucky.R
Ilustrasi Game Online. ANTARA/Lucky.R
Iklan

TEMPO.CO, Winconsin - Sebuah hasil studi menyatakan bermain game dan puzzle dapat membantu mencegah penyakit Alzheimer. Penelitian yang telah disampaikan saat Konferensi Internasional Asosiasi Alzheimer di Copenhagen pada pekan ini menemukan jenis kegiatan stimulasi otak bisa membantu melestarikan struktur otak yang rentan dan fungsi kognitif.

Menurut para peneliti, orang yang menghabiskan lebih banyak waktu bermain game yang merangsang mental juga lebih mungkin untuk melakukan hal yang lebih baik dalam belajar, memori, dan tes pengolahan informasi. Namun belum ada konfirmasi apakah bermain game dapat mencegah kondisi tersebut.

Dilaporkan The Guardian, Senin, 14 Juli 2014, para peneliti dari Wisconsin Alzheimer Institute dan Wisconsin Alzheimer Disease Research Centre di Amerika Serikat telah meneliti 329 orang dengan usia rata-rata 60 tahun yang sehat tapi dianggap berisiko tinggi terkena penyakit Alzheimer karena latar belakang genetik atau riwayat keluarga.

Para peneliti menemukan orang yang bermain game, seperti kartu, draft, teka-teki silang, atau teka-teki lain, lebih cenderung memiliki volume otak lebih besar di beberapa daerah yang berhubungan dengan penyakit Alzheimer dan skor lebih tinggi pada tes kognitif. (Baca: Tes Alzheimer Bisa dengan Deteksi Bau)

Untuk beberapa individu, mereka menyimpulkan, berpartisipasi dalam permainan tersebut dapat membantu mencegah penyakit Alzheimer.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mengomentari studi ini, Dr Laura Phipps, manajer komunikasi sains di Alzheimer Research UK, mengatakan, "Studi observasional seperti ini tidak dapat menentukan sebab dan akibat, tapi mereka dapat berguna untuk faktor-faktor yang dapat mempengaruhi risiko penurunan memori dan demensia kami," ujarnya.

"Sangat penting untuk dicatat bahwa orang-orang dalam studi ini tidak memiliki demensia, dan kita tidak bisa mengatakan dari hasil ini bahwa bermain kartu, membaca buku, atau bermain teka-teki silang akan mencegah kondisi tersebut. Bukti terbaik menunjukkan kita dapat mengurangi risiko demensia dengan gaya hidup sehat, yaitu makan seimbang, diet sehat, berolahraga secara teratur, tidak merokok, menjaga tekanan darah, dan memeriksa berat badan," ia menambahkan.

ANINGTIAS JATMIKA | THE GUARDIAN

Terpopuler

Kiat Menurunkan Berat Badan Saat Ramadan 
Begini 4 Gaya Jilbab Syar'i Sarah Vi 
Ketika Batik Berpadu dengan Perhiasan  

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Definisi Kesehatan Mental Menurut Psikolog, Perlu Dimiliki Setiap Orang

1 hari lalu

Ilustrasi wanita bahagia. Unsplash.com
Definisi Kesehatan Mental Menurut Psikolog, Perlu Dimiliki Setiap Orang

Kesehatan mental lebih dari sekadar gangguan atau kecacatan mental yang diderita seseorang. Psikolog beri penjelasan.


7 Tanda-tanda Kucing Mengalami Dehidrasi

2 hari lalu

Ilustrasi kucing (Pixabay)
7 Tanda-tanda Kucing Mengalami Dehidrasi

Dehidrasi terjadi ketika kucing kehilangan lebih banyak cairan dari yang mereka konsumsi.


Jadi Makanan Khas Lebaran, Ketahui Kandungan Nutrisi dan Manfaat Hati Ayam dalam Sambal Goreng Kentang Ati

8 hari lalu

Menu sambal goreng hati sapi. shutterstock.com
Jadi Makanan Khas Lebaran, Ketahui Kandungan Nutrisi dan Manfaat Hati Ayam dalam Sambal Goreng Kentang Ati

Hati ayam dalam sambal goreng kentang ati, makan khas ketika lebaran, ternyata memiliki manfaat kesehatan. Apa saja?


Hari Kesehatan Sedunia, Akses Pelayanan Bermutu Masih Jadi Harapan

9 hari lalu

Ilustrasi protokol kesehatan / menjaga jarak atau memakai masker. ANTARA FOTO/FB Anggoro
Hari Kesehatan Sedunia, Akses Pelayanan Bermutu Masih Jadi Harapan

Hari Kesehatan Sedunia 2024, diharapkan terwujudnya kesehatan bagi semua agar mendapat akses pelayanan kesehatan bermutu.


Bawa Balita saat Mudik? Perhatian Tips Ini Demi Kesehatannya

11 hari lalu

Ilustrasi balita mudik. shutterstock.com
Bawa Balita saat Mudik? Perhatian Tips Ini Demi Kesehatannya

Pakar kesehatan mengingatkan orang tua untuk memperhatikan daya tahan tubuh balita saat mudik mengingat kondisi cuaca yang sedang tak baik.


Hal-hal yang Perlu Diketahui Soal Bahaya Kandungan Senyawa Bromat pada Air Minum dalam Kemasan

11 hari lalu

Ilustrasi label lolos uji keamanan pangan pada kemasan air minum dalam kemasan.
Hal-hal yang Perlu Diketahui Soal Bahaya Kandungan Senyawa Bromat pada Air Minum dalam Kemasan

Pakar mengingatkan bahaya kandungan senyawa bromat yang banyak terbentuk saat Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).


Operasi Hernia Benjamin Netanyahu Berjalan Sukses

16 hari lalu

Benjamin Netanyahu. [Middle East Monitor]
Operasi Hernia Benjamin Netanyahu Berjalan Sukses

Tim dokter dan kantor Perdana Menteri Israel mengumumkan operasi hernia yang dijalani Benjamin Netanyahu berjalan sukses.


Tips Makan Enak tanpa Khawatir Masalah Pencernaan Saat Lebaran

17 hari lalu

Hidangan lebaran. ANTARANEWS
Tips Makan Enak tanpa Khawatir Masalah Pencernaan Saat Lebaran

Dokter spesialis penyakit dalam memberikan tips agar tetap bisa makan enak saat lebaran tanpa menimbulkan masalah pencernaan.


7 Manfaat Makan Buah Semangka bagi Kesehatan Tubuh

22 hari lalu

Ilustrasi Semangka
7 Manfaat Makan Buah Semangka bagi Kesehatan Tubuh

Semangka menjadi buah yang pas sebagai pilihan di bulan Ramadhan. Pada kondisi tubuh yang mengalami dehidrasi, buah ini menjaga kesehatan dan keseimbangan nutrisi.


Benarkah Kolesterol Tinggi Bisa Menimbulkan Rasa lelah?

25 hari lalu

Ilustrasi kolesterol. Shutterstock
Benarkah Kolesterol Tinggi Bisa Menimbulkan Rasa lelah?

Tingginya tingkat kolesterol biasanya dibarengi dengan gejala yang meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya.