Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ahok Segera Diperiksa, Ini yang Akan Dilakukan Polisi

image-gnews
Calon Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menghadiri workshop Jakarta Ahok Social Media Volunteers (Jasmev) di Jakarta, 5 November 2016. Tempo/Vindry Florentin
Calon Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menghadiri workshop Jakarta Ahok Social Media Volunteers (Jasmev) di Jakarta, 5 November 2016. Tempo/Vindry Florentin
Iklan

TEMPO.CO, Nusa Dua - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, bakal diperiksa terkait dengan laporan kasus pidana penistaan agama pada Senin, 7 November 2016. “Apabila tidak ada halangan, akan diadakan pemeriksaan lanjutan untuk melengkapi proses pengumpulan alat bukti,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar di Nusa Dua, Bali, Ahad, 6 November 2016.

Selain Ahok, saksi lain yang akan didalami keterangannya adalah ahli hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Muzakkir. Sedangkan saksi ahli agama yang dijadwalkan diperiksa dalam minggu depan adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin. “Kita berharap beliau bersedia,” katanya.

Dikonfirmasi mengenai saksi ahli agama di luar MUI, menurut Boy, memang akan ada yang akan dimintai keterangannya. Apakah saksi ahli tersebut Nasaruddin Umar, Boy belum dapat memastikan. "Ada kemungkinan itu, tapi masih harus kami crosscheck,” ujarnya.

Menurut Boy, keberadaan para saksi ahli itu sangat penting dalam menentukan status Ahok yang kembali mencalonkan diri dalam pemilihan Gubernur DKI 2017-2022. “Jadi, semua berdasarkan keterangan ahli yang memiliki kompetensi dan keahlian, yang jelas bukan pendapat penyidik polisi,” ujar Boy.

Keputusan itu akan ditetapkan dalam sidang gelar perkara yang bersifat terbuka sehingga tidak perlu ada kecurigaan terhadap netralitas Polri. Boy tak menanggapi pertanyaan apakah polisi dalam kondisi tertekan dalam perkara Ahok. “Silakan lihat sendiri (gelar perkaranya),” ujar Boy.

Dalam gelar perkara itu, kata Boy, pihaknya juga akan mengundang perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat dan Kejaksaan. Mengenai waktu gelar perkaranya, dia memastikan akan dilaksanakan bulan ini.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Soal pernyataan Jokowi mengenai adanya aktor politik yang menunggangi demo 4 November lalu, Boy menyatakan masalah itu masih dalam wilayah kerja intelijen dan belum masuk dalam proses hukum. “Kami menangani pelaporan yang sudah ada,” katanya.

Selain kasus Ahok, kasus yang terkait adalah kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan terlapor Buni Yani yang ditangani Polda Metro Jaya.

ROFIQI HASAN


Baca juga:
Polisi Kantongi Identitas Aktor Kerusuhan Penjaringan
Komentari Demo 4 November, Akun Facebook Ini Dilaporkan
Begini Kondisi 11 Anggota Polisi Korban Demo 4 November

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Begini Sosok TikToker Asal Bekasi Galih Loss yang Ditangkap Kasus Penistaan Agama

21 jam lalu

Galih Loss. Foto: Instagram.
Begini Sosok TikToker Asal Bekasi Galih Loss yang Ditangkap Kasus Penistaan Agama

Di mata tetangga, Galih Loss disebut jarang bercengkerama dengan warga sekitar.


Galih Loss Minta Maaf Usai Buat Video Penistaan Agama di TikTok

1 hari lalu

Tiktoker Galihloss3 memegang HP yang digunakan untuk mengunggah konten yang diduga bermuatan SARA. Dokumentasi Polda Metro Jaya
Galih Loss Minta Maaf Usai Buat Video Penistaan Agama di TikTok

Galih Loss Minta maaf dan mengakui video TikTok yang diunggah menistakan agama Islam.


Selain Galih Loss, Ini Daftar Kasus Dugaan Penistaan Agama di Indonesia

1 hari lalu

Kreator Konten, Galih Loss. Foto: Instagram.
Selain Galih Loss, Ini Daftar Kasus Dugaan Penistaan Agama di Indonesia

Kasus yang menjerat Galih Loss menambah daftar panjang kasus penistaan agama di Indonesia.


Ini Isi Konten TikToker Galih Loss yang Diduga Lakukan Penistaan Agama

1 hari lalu

Galih Noval Aji Prakoso ditangkap polisi pada 22 April 2024 karena unggahan video di TikTok @galihloss3 soal penyebaran kebencian berbasis SARA. Sumber: Polda Metro Jaya
Ini Isi Konten TikToker Galih Loss yang Diduga Lakukan Penistaan Agama

TikToker Galih Loss ditetapkan sebagai tersangka oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.


Profil Galih Loss, TikTokers yang Ditangkap Karena Penistaan Agama

1 hari lalu

Galih Loss. Foto: Instagram.
Profil Galih Loss, TikTokers yang Ditangkap Karena Penistaan Agama

Profil Galih Loss yang ditangkap Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait penistaan agama.


Gilbert Lumoindong Dilaporkan ke Polisi, SETARA Institute: Pasal Penodaan Agama Jadi Alat Gebuk

1 hari lalu

Gilbert Lumoindong. Instagram
Gilbert Lumoindong Dilaporkan ke Polisi, SETARA Institute: Pasal Penodaan Agama Jadi Alat Gebuk

Pendeta Gilbert Lumoindong dilaporkan ke polisi atas ceramahnya yang dianggap menghina sejumlah ibadah umat Islam.


Sebelum Ditangkap, Galih Loss Menyatakan Berhenti Bikin Konten

2 hari lalu

Galih Loss. Foto: Instagram.
Sebelum Ditangkap, Galih Loss Menyatakan Berhenti Bikin Konten

Sehari sebelum ditangkap, Galih Loss mengunggah video yang menyatakan berhenti membuat konten.


SETARA Institute Minta Polda Metro Jaya Terapkan Restorative Justice atas Laporan Penistaan Agama oleh Gilbert Lumoindong:

2 hari lalu

Gilbert Lumoindong. Instagram
SETARA Institute Minta Polda Metro Jaya Terapkan Restorative Justice atas Laporan Penistaan Agama oleh Gilbert Lumoindong:

Direktur Eksekutif SETARA Institute Halili Hasan menyebut seharusnya polisi mengabaikan dan tidak menindaklanjuti laporan terhadap Gilbert Lumoindong


Kasus Panji Gumilang dari Pencucian Uang hingga Penistaan Agama

2 hari lalu

Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang mendatangi Mabes Polri untuk memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa, 1 Agustus 2023. Panji Gumilang diperiksa atas kasus dugaan penistaan agama, ujaran kebencian, berita bohong, Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) hingga penyalahgunaan uang zakat. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Kasus Panji Gumilang dari Pencucian Uang hingga Penistaan Agama

Kilas balik kasus Panji Gumilang yang dikenakan pasal penistaan agama dan dilaporkan melakukan pencucian uang (TPPU).


Dua Laporan Polisi soal Dugaan Penistaan Agama Gilbert Lumoindong

4 hari lalu

Gilbert Lumoindong. Instagram
Dua Laporan Polisi soal Dugaan Penistaan Agama Gilbert Lumoindong

"Saya tidak ada niat, saya mencintai umat Muslim. Saya minta maaf," kata Gilbert Lumoindong