Viewed
839
Jum'at
19
Jul
2013

Kiprah Pahlawan Asli Betawi di Museum MH. Thamrin

TEMPO.CO, Jakarta:Tak jauh dari Museum Sumpah Pemuda yang terletak di jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, tepatnya di jalan Kenari II no.15, terdapat satu bangunan yang didirikan sekitar awal abad 20 oleh pemerintah kolonial Belanda. Bangunan ini awalnya sebagai tempat pemotongan hewan dan penimbunan buah dari Australia hingga dimiliki seorang pahlawan nasional asli Betawi yang bernama Mohammad Hoesni Thamrin atau lebih akrab dipanggil "Mat Seni".

Bangunan ini memiliki rentetan sejarah yang panjang sejak dibeli oleh Hoesni Thamrin dan dihibahkan untuk kegiatan Pergerakan Nasional Indonesia untuk menuju kemerdekaan. Gedung ini juga menjadi Sekretariat Permufakatan Perhimpunan-Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI) sehingga dikenal dengan gedung permufakatan.

Sejak diresmikan menjadi Museum MH. Thamrin pada 11 Januari 1986 oleh Gubernur DKI R. Soeprapto, masyarakat bisa melihat koleksi berupa foto-foto reproduksi perjuangan MH. Tahmrin, replika kereta kuda, barang milik pribadi MH thamrin seperti, Radio,blangkon, Lemari, Bale tempat pembaringan,dan meja kursi.

Gedung ini mempunyai peranan yang sangat besar dalam menegakkan semangat perjuangan melawan penjajah. Sudah waktunya kita sebagai generasi muda meneruskan apa yang telah dilakukan oleh pahlawan kita Mohammad Hoesni Thamrin.


Videografer&Editor : Denny Sugiharto
Narator : Annisa Luciana

Komentar (0)