Indonesia Corruption Watch (ICW)

Apa Rekomendasi ICW ke Ahok Ihwal Kartu Jakarta Pintar?

Temui Ahok, ICW menyampaikan sistem pendataan dan pertanggungjawaban Kartu Jakarta Pintar rawan dimanipulasi.

Caleg Ideal Versi Aktivis Koalisi Bersih 2014

Mereka harus tidak terkait dengan dugaan pelanggaran hak asasi manusia, kejahatan lingkungan, dan korupsi.

ICW Curiga Dana Bansos Diselewengkan

Indikasinya, anggaran dana bansos di kementerian yang menterinya menjadi calon anggota legislatif pada Pemilihan Umum 2014 melonjak tajam.

ICW: 19,4 Persen Kartu Jakarta Pintar Meleset

Menurut ICW, penyebab melesetnya penerimaan Kartu Jakarta Pintar adalah sistem pendataan yang tak ketat.

ICW Temukan Caleg Suap Penyelenggara Pemilu  

Untuk memanipulasi suara dan agar tidak dicurangi calon legislator lain.

ICW: Perumus KUHAP Berkepentingan Lemahkan KPK  

Beberapa perumus RKUHAP adalah pengacara koruptor.

ICW Nilai Pengawasan Advokat Minim  

Proses pencabutan izin advokat terlalu panjang.

Jika Punya Rasa Malu, Patrialis Diminta Mundur

"Masalah memang datang dari dia," kata pegiat ICW.

Dua Tujuan Korupsi Versi ICW  

"Koruptor dapat menyuap seseorang demi kebutuhan politisnya."

ICW Sebut Saksi Partai Didanai APBN Rawan

Saat ini, kata Abdullah, negara mensubsidi Rp 108 rupiah per suara kepada partai politi yang duduk di parlemen.

Banten Provinsi Terkorup Bidang Kesehatan  

Tertinggi dari 24 provinsi yang terpantau mengalami kasus rasuah.

ICW: Dinasti Atut Jadikan Provinsi Banten Terkorup  

"Kerugian negara di Banten tertinggi dari 24 provinsi yang dapat kami pantau."

ICW: Indonesia Tak Lulus Jadi Negara Antikorupsi

Menurut Transparency International, IPK Indonesia belum beranjak dari nilai tahun 2012.

Tiga Keistimewaan Koruptor Indonesia di Mata ICW  

Perlakuan khusus membuat koruptor tidak jera.

Soal Gratifikasi Seks, Cukup Fokus pada Pembuktian  

ICW menawarkan solusi kepada penegak hukum terkait gratifikasi dalam bentuk layanan seksual.

berikutnya