indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Lembaga Survei Indonesia | LSI

Survei: Pilih Puskesmas atau RS Swasta Sekalian  

Warga menilai RSUD melakukan diskriminasi antara pasien pemegang kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan non-JKN. Dokter spesialis juga kurang.

Survei: Publik Lebih Percaya Ahok ketimbang DPRD

Publik lebih mempercayai komitmen Gubernur Ahok dalam
menjalankan pemerintah bersih, daripada Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah.

Survei: Partai Politik Masih Didominasi Tokoh Lawas  

Kinerja tokoh nasional dinilai berpengaruh terhadap partai politik.

Imbas Kasus Budi Gunawan, Publik Hantam Koalisi Jokowi

Menurut hasil survei LSI, citra Jokowi tidak terpengaruh di hadapan publik.

Survei: Tarik Budi Gunawan, Mayoritas Publik Dukung Jokowi  

Publik menilai Jokowi telah melanggar komitmennya untuk menciptakan pemerintahan bersih.

Survei LSI Jagokan Hatta Rajasa Jadi Ketua PAN  

Hatta Rajasa punya popularitas paling tinggi, berapa persen?

Survei LSI: Tak Islah, Elektabilitas Golkar Turun  

Ini tingkat elektabilitas terendah Golkar.

Survei LSI: Golkar Islah, Publik Lega  

Mayoritas publik menginginkan Golkar islah lewat mekanisme mahkamah partai.

Survei: Kepuasan Masyarakat terhadap Jokowi Merosot  

Kepuasan terhadap pemerintah Jokowi di bawah 50 persen. Ini peringatan bagi pemerintah Jokowi-JK.

Hanya 4 Persen Publik Puas dengan Kabinet Jokowi

Masyarakat menanti gebrakan kerja dari kabinet Jokowi.

Saran LSI Jika Jokowi Naikkan Harga BBM  

Menurut survei LSI, sebanyak 51,2 persen publik akan menyalahkan Presiden Jokowi atas kenaikan harga BBM.

LSI: Ada Tiga Ujian Pertama untuk Kabinet Jokowi

Jokowi bakal disoroti publik dalam isu pilkada langsung hingga kenaikan harga BBM.

Survei: Pemilih Prabowo-Hatta Tolak RUU Pilkada  

Aturan kampanye perlu diperketat agar politik uang tidak terjadi.

LSI: 81,53 Persen Massa Prabowo Setuju Pilkada Langsung

Pilkada oleh DPRD tidak mencerminkan suara konstituen Prabowo-Hatta.

LSI: Pilkada Tak Langsung Ditolak Publik  

"Saat ini yang ramai diberitakan hanya dari rasionalitas kebijakan."

berikutnya