Sejarah Kemerdekaan

Sejarawan: Diponegoro Ratu Adil yang Tak Sempurna

Sejarawan: Diponegoro Ratu Adil yang Tak Sempurna

Diponegoro berperan menjadikan Tegalrejo sebagai lumbung desa.

  • Upacara Penurunan Bendera Tidak Tertib

    Banyaknya tamu membuat suasana yang seharusnya khidmat, berjalan tidak tertib.

  • Penduduk Desa Siring Barat tidak bisa merayakan HUT RI ke-63 tahun ini. Menurut pengakuan Intan-salan seorang warga kebanyakan dari mereka hanya memikirkan nasib ke depannya.

  • Detik-Detik Proklamasi di Tanggul Lumpur

    Upacara dimulai pukul 07.00, mendahului Detik-Detik Proklamasi pukul 10.00.Tanpa bersepatu dan baju seragam, mereka juga mengumandangkan Indonesia Raya. Selesai upacara pedagang makanan dan minuman merapat, menjajakan dagangan.

  • Bung Karno dan Tersisihnya Pelajaran Sejarah

    Pidato Jokowi, yang salah menyebut nama kota kelahiran Bung Karno dalam peringatan Hari Pancasila di Blitar, 1 Juni lalu, terus disorot. Kekeliruan itu boleh jadi merupakan dampak dari terisisihnya mata pelajaran sejarah dari sekolah, khususnya di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Mengapa tersisih? Kebijakan pemerintah sendirilah yang menyingkirkannya. Dalam ujian nasional, misalnya, sejak 2007, tidak ada pelajaran sejarah.

  • Yamin dan Ilmu Sejarah

    Nama Muhammad Yamin menempati posisi istimewa dalam jagad pengetahuan sejarah Indonesia. Satu dekade setelah Indonesia merdeka, bersama kaum cerdik-pandai lainnya, ia menggulung lengan mewujudkan impian "pribumisasi" historiografi Indonesia. Sebelumnya, dunia sejarah Indonesia didominasi oleh karya asing yang sarat akan kepentingan politik kolonial. Nah, mereka ingin melepaskan diri dari perangkap budaya Nerlandocentris, warisan penjajah yang dianggap sebagai "racun" yang ditebarkan lewat jalur pendidikan Barat dan buku bacaan.

  • Sejarah dan Rekayasa Pemenang

    Pada 1987, Basoeki Abdullah mencipta puluhan lukisan bertema wayang orang. Lukisan berbahan pastel di atas kertas itu disiapkan untuk dijual, demi mencari dana bagi keberangkatan delegasi kesenian Indonesia ke Festival Babilonia di Irak. Dalam sejumlah lukisan, ia menggambarkan wajah Rahwana, Rama, sampai Buto Cakil dengan semaunya sendiri. Artinya, berbeda dengan persepsi publik. Bahkan, ketika menggambar Srikandi, wajahnya mirip dengan pedangdut Camelia Malik. Saya menanyakan ihwal ini kepadanya, "Kok?" Basoeki menjawab, "Di tanganku, wajah Drupadi sah untuk mirip dengan wajah ibumu!"

  • Merdeka 100 Persen

    Bangsa yang merdeka, menurut Tan Malaka (1897-1949) dalam risalahnya, Merdeka 100% (1946), adalah bangsa yang sanggup mandiri secara mental, budaya, politik, pertahanan, dan ekonomi; tidak bergantung pada dan dikuasai oleh bangsa lain.

  • Merdeka 69

    Pada 2014, kemerdekaan Indonesia yang diperingati setiap Agustus ganjil berusia 69 tahun. Angka 69 kerap diartikan sebagai sebuah formasi bercinta/kawin yang menjadi musabab terjadinya kelahiran.

  • Risalah Kemerdekaan di Bulan Pembebasan*)

    Bebas dari neraka dunia juga sangat penting, sehingga pesan dan risalah agama bisa membumi dan menyatu dalam denyut kehidupan bersama. Inilah pembebasan sosial yang dimaksud agar tidak terjadi tirani dan anarki serta klaim sepihak yang selalu mengobral atas nama agama.

  • Salah Kaprah Pidato Kenegaraan *)

    Menurut saya, pada tahun mendatang, seyogianya pidato kenegaraan itu disampaikan oleh Kepala Negara di depan rakyat dan kepada rakyat. Ini kesempatan yang sangat berharga bagi Presiden untuk berkomunikasi langsung kepada seluruh rakyat Indonesia.

  • 66 Tahun Kemerdekaan Indonesia --upp Membalik Arus Sejarah Pembangunan Nasional *)


    Kendala sosial-budaya warisan kolonial, yaitu budaya yang melihat pertanian dan petaninya sebagai kelompok marginal, inilah yang membuat petani tidak bankable--kita belum berhasil membangun sistem perbankan yang adaptif dengan kondisi lokal, kecuali untuk para pengusaha besar.

  • Tidak Menjadi Indonesia  

    Sia-sia menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan penuh semangat dan datang ke upacara ketika pada saat yang sama saya mengetahui ada anak yang mati bunuh diri karena tidak sanggup membayar uang sekolah.

  • Tidak Menjadi Indonesia


    Sia-sia menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan penuh semangat dan datang ke upacara ketika pada saat yang sama saya mengetahui ada anak yang mati bunuh diri karena tidak sanggup membayar uang sekolah.