Pasar Tanah Abang

Jelang Ramadan, Omzet Pedagang Tanah Abang Masih Rp 9 Juta  

Jelang Ramadan, Omzet Pedagang Tanah Abang Masih Rp 9 Juta  

Per hari, omzet kios yang menempati Blok A los D lantai SLG ini mencapai Rp 8 juta-9 juta per hari. Saat Ramadan, bisa melonjak tiga kali lipat.

  • Pelajaran dari Tanah Abang

    Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta, sudah resmi beroperasi sejak awal September lalu. Diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), Blok G menandai era baru Pasar Tanah Abang. Rentetan konflik yang terjadi sejak konflik Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Haji Lulung, hingga penolakan pedagang kaki lima (PKL) untuk pindah ke Blok G, semuanya berakhir dengan indah. Para PKL bersedia berpindah ke Blok G dan akan menempati 900 lebih kios yang sudah disediakan. Lantas, apa hikmah yang dapat kita petik dari kasus Blok G Pasar Tanah Abang? Dari sudut pandang kebijakan maupun pelayanan publik, ada pelajaran berarti yang dapat kita petik sebagai bekal untuk perbaikan ke depannya. Ini dapat dilihat dari dua sisi baik Pemerintah Provinsi DKI maupun para pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.