Hak Asasi Manusia | HAM di Indonesia

Komnas HAM: Rekomendasi Penyelesaian Kasus 1965 Ada di Presiden

Komnas HAM: Rekomendasi Penyelesaian Kasus 1965 Ada di Presiden

Ketua Komisi Nasional untuk HAM (Komnas HAM) Imdadun Rahmat membenarkan bahwa rekomendasi penyelesaian perkara 1965 sudah sampai ke Presiden.

  • Munir, HAM, dan Islamnya

    Sudah 12 tahun, tepatnya sejak 7 September 2004, Munir menjadi syahid. Bangsa ini mengenalnya sebagai pejuang hak-hak asasi manusia yang gigih. Tulisan ini hendak mengupas aspek yang diakuinya dalam wawancara dengan Ulil Abshar-Abdalla yang disiarkan Kantor Berita Radio 68H pada 1 Agustus 2002 sebagai dasar sekaligus energinya dalam membangun konsep dan perjuangan HAM-nya, yakni pandangan keislamannya. Dan, tampaknya memang basis keislamannya itulah yang menguatkan pandangannya mengenai HAM.

  • Munirpad

    Penghormatan atas Munir ini dirasakan sebagai kompensasi untuk kekecewaan banyak orang atas apresiasi negara Indonesia terhadap tokoh-tokoh penegakan HAM-nya sendiri.

  • Presiden dan Masalah GKI Yasmin


    Memastikan hak beragama WNI jemaat GKI Yasmin dilindungi dan ditegakkan di Kota Madya Bogor adalah ranah absolut dari pemerintah pusat, yang jika tidak dilaksanakan,

  • Supremasi Hak atas Kewajiban Asasi Manusia

    Keseimbangan dan keharmonisan hidup hanya akan tercipta bila kewajiban lebih diutamakan dan didahulukan oleh semua pihak daripada hak.

  • Lebih Banyak, Lebih Berat

    Akhirnya, draf RUU KUHP baru selesai. Ada pasal pornoaksi dan pornografi yang memasuki wilayah pribadi.