Konflik Internal Partai Politik

Agung Laksono Puji Pidato Jokowi  

Agung Laksono Puji Pidato Jokowi  

Presiden Joko Widodo dianggap sudah cukup netral dan objektif dalam menyelesaikan konflik partai politik.

  • Menyiram atau Mencerabut Beringin Besar


    Namun, selain reputational disincentives akibat kekalahan Golkar pada pemilu legislatif dan kekalahan telak pilpres 2014 lalu atau persepsi publik soal personalitas dirinya,

  • Balada Faksionalisasi Partai

    Setelah Golkar, kini PPP terdengar riuh berada dalam kontinum politik yang hampir sama: suksesi kepemimpinan partai. Terlepas dari polemik kegagalan kepemimpinan Ical di Golkar dalam pemilu maupun status hukum SDA bagi PPP, penyebabnya cukup jelas, agenda politik 2014 belum usai: 1) pengisian posisi pimpinan dan alat kelengkapan DPR; 2) pengisian pos menteri kabinet Jokowi-JK. Factions without party, demikian bab penting untuk menjelaskan cara partai politik bekerja menurut Sartori (1976). Pesannya sederhana: faksi bahkan telah lahir sebelum partai terbentuk.

  • Audit Demokrasi Partai?

    Di Indonesia, partai politik statis berada pada tingkatan demokratisasi

  • Konvensi Antiklimaks

    Konvensi calon presiden Partai Demokrat belum mencapai puncak