Kasus Rumah Sakit

Ketua DPRD DKI: Percaloan di RSUD Sudah Keterlaluan  

Ketua DPRD DKI: Percaloan di RSUD Sudah Keterlaluan  

Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi mengatakan praktek percaloan di sejumlah rumah sakit daerah di Jakarta sudah keterlaluan.

  • Pemerintah DKI Jakarta Beli Separuh Sumber Waras

    Dalam Rancangan Kerja Pemerintah Daerah yang keluar pada 20 Mei 2014, pemerintah rupanya mengalokasikan dana Rp 1,5 triliun untuk membeli seluruh lahan Rumah Sakit Sumber Waras seluas 6,8 hektare. Pada kenyataannya, pemerintah hanya membeli 3,6 hektare senilai Rp 755 miliar lahan yang bersertifikat hak guna bangunan.

     

    Menurut I Wayan Suparmin, Ketua Yayasan Candra Naya, pemerintah tak jadi membeli seluruhnya karena separuh lahan yang bersertifikat hak milik dalam sengketa. Candra Naya berselisih dengan Yayasan Sumber Waras soal kepemilikannya. Wayan sempat masuk penjara karena Yayasan Sumber Waras menuduhnya menggelapkan sertifikat itu.

  • Sumber Waras Jadi Bola Panas Jelang Pilkada Jakarta

    Pembelian Rumah Sakit Sumber Waras oleh pemerintah Jakarta sudah kisruh sejak perencanaan. Badan Pemeriksa Keuangan menuduh ada korupsi dalam pembelian itu. Kementerian Dalam Negeri memberi catatan atas rencana pemerintah dalam APBD 2014. “Itu hanya catatan, tak ada pelanggaran,” kata juru bicara Kementerian, Dodi Riyatmadji.

    Pembelian Rumah Sakit Sumber Waras semula tidak dianggarkan pada APBD 2014. Namun, dalam Rancangan APBD Perubahan tahun anggaran 2014 dialokasikan Rp 800 miliar untuk pembelian Rumah Sakit Sumber Waras sebagai RS Khusus Kanker pada Dinas Kesehatan.