Rabu, 23 Mei 2018
Logo BBC

Trump kepada Kim Jong-un: Tombol nuklir saya lebih besar dan lebih kuat

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • trump dan kim AFP/Getty Images

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan tombol nuklirnya "lebih besar" dan "lebih kuat" ketimbang tombol nuklir milik Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.

    "Bisakah seseorang dari rezimnya yang terkuras dan kelaparan pangan menginformasikan kepadanya bahwa saya juga punya tombol nuklir, tapi ini lebih besar dan lebih kuat dari miliknya, dan tombol saya berfungsi!"

    https://twitter.com/realDonaldTrump/status/948355557022420992

    Pernyataan Trump melalui Twitter muncul menanggapi pidato Kim Jong-un bahwa dia memiliki sebuah tombol untuk meluncurkan nuklir yang selalu ada di mejanya sehingga AS "tidak akan dapat memulai sebuah perang".

    Saling ancam senjata nuklir antara Trump dan Kim Jong-un ditanggapi sejumlah warganet dengan komentar tajam. Beberapa di antaranya menyoroti bagaimana ego kedua figur itu bisa mengorbankan nyawa puluhan juta orang.

    https://twitter.com/MurphyPolls/status/948356008598036481

    Di sisi lain, pendukung Trump membela sang presiden. Menurut mereka, komentar Trump memang kenyataan yang menggambarkan betapa kuatnya Amerika.

    https://twitter.com/Trinkets1963/status/948390464142692353

    Namun, terlepas dari ramainya perang komentar antara kubu antiTrump dan penyokong Trump, beberapa warganet justru menyoroti sikap Trump yang terobsesi dengan ukuran.

    https://twitter.com/nick_pants/status/948363257835937793

    Pada masa kampanye pemilihan presiden AS lalu, dia berdebat panjang dengan pesaingnya, Marco Rubio, gara-gara ukuran tangan.

    Trump saat itu tidak terima tangannya disebut "kecil".

    "Dia (Rubio) menyebut tangan saya—'jika tangannya kecil, yang lain juga pasti kecil'. Saya pastikan kepada Anda bahwa tidak ada masalah. Saya jamin," tegas Trump kala itu.

    https://twitter.com/markknoller/status/948358774724718592

    Kembali ke tombol nuklir yang disebut Trump "lebih besar" dan "lebih kuat", klaim itu kini dipertanyakan sejumlah orang.

    Salah satunya wartawan CBS News yang melaporkan bahwa di meja Trump dirinya hanya melihat tombol yang bisa memesan minuman ringan ke ruang kerja.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Ganjil Genap Diperluas, Uji Coba Dilakukan Juli 2018

    Perluasan aturan ganjil genap di Jakarta akan dimulai Juli 2018. Ini berlaku selama pelaksanaan Asian Games dan mungkin akan dipertahankan.