Sabtu, 24 Februari 2018

Muak dengan delay, penumpang pesawat keluar dari pintu darurat

Oleh:

BBC

Rabu, 3 Januari 2018 18:06 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ryanair EPA
    Pria tersebut dilaporkan berkata "Saya turun melalui sayap" sebelum menarik tuas pintu darurat.

    Seorang penumpang pesawat maskapai Ryanair berurusan dengan aparat bandara di Spanyol lantaran keluar dari pintu darurat dan turun melalui sayap.

    Penumpang berkebangsaan Polandia dan berusia 50-an tahun ini diketahui bertolak dari Bandara Stansted, London, setelah terlebih dahulu mengalami delay atau penundaan selama satu jam pada 1 Januari lalu.

    Setibanya di Bandara Malaga, Spanyol, dia dan para penumpang lainnya mesti menunggu 30 menit di dalam pesawat dengan nomor penerbangan FR8164.

    Dua penumpang lain di pesawat itu mengatakan kepada surat kabar Daily Mail bahwa pria tersebut sengaja membuka pintu darurat dan berujar, "Saya turun melalui sayap".

    Seorang penumpang bernama Raj Mistry mengatakan pria itu mengalami asma dan kesulitan bernapas.

    Rekaman video yang diabadikan sesama penumpang menunjukkan pria tersebut menurunkan kopernya terlebih dulu sebelum beranjak turun di ujung sayap. Suara tertawa sejumlah orang bisa terdengar dalam rekaman itu.

    Belakangan, sang pria ditahan aparat keamanan bandara.

    Juru bicara Ryanair menyebut kejadian itu "pelanggaran keamanan bandara".

    "Kepolisian bandara Malaga langsung menahan penumpang yang bersangkutan dan karena ini merupakan pelanggaran aturan keamanan dan keselamatan Spanyol, hal ini ditangani aparat Spanyol," ujarnya.

    Bukan pertama kalinya penumpang Ryanair berada di area pesawat melaju di Spanyol.

    Pada 2016, seorang penumpang di Madrid meloncat dari garbarata dan berlari menuju pesawat Ryanair yang tengah parkir dalam persiapan menuju Gran Canaria.


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.