Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Logo DW

Setelah Dilanda Ylenia, Jerman Sekarang Bersiap Hadapi Amukan Badai Zeynep

Reporter

Editor

dw

image-gnews
Setelah Dilanda Ylenia, Jerman Sekarang Bersiap Hadapi Amukan Badai Zeynep
Iklan

Badai besar kedua yang akan melanda Jerman dalam beberapa hari ke depan, kini sedang mendekati Laut Utara diperkirakan akan mencapai kecepatan 140 kilometer per jam atau lebih cepat lagi dan akan mencapai daratan hari Jumat sore (18/2) serta menerpa beberapa wilayah.

Badai Zeynep sekarang sudah mengamuk di Inggris barat daya dan Wales selatan pada Jumat pagi, menyandang nama internasionalnya "Eunice". Beberapa daerah segera mengeluarkan peringatan darurat tertinggi atau "peringatan merah".

Baca Juga:

Badan Layanan Cuaca Jerman DWD mengatakan, setelah menerpa Jerman, Zeynep kemudian akan bergerak ke timur pada malam hari, dengan hembusan berkecepatan tinggi dari Laut Baltik ke negara bagian Brandenburg di Jerman bagian timur. Badai itu diperkirakan baru akan mereda pada pagi hari, tetapi angin kencang tetap akan bertahan sepanjang hari Sabtu (19/2).

Warga telah diperingatkan untuk menyelamatkan benda-benda yang masih berada di luar dan bisa terbawa angin, termasuk bak untu menanam bunga di balkon.

Operator kereta api nasional Jerman Deutsche Bahn mengatakan, pihaknya menghentikan layanan jarak jauh dan regional di utara negara itu pada hari Jumat karena badai yang makin mendekat.

Baca Juga:

Layanan kereta api untuk sementara dihentikan antara lain di negara bagian Schleswig-Holstein, Hamburg, Niedersachsen dan Bremen, serta sebagian Nordrhein-Westfalen.

Seminggu amukan badai

Zeynep akan menerpa setelah Jerman dilanda badai Ylenia, dengan nama internasionalnya "Dudley", yang mengamuk mulai Rabu malam (17/2) dan menyebabkan setidaknya tiga kematian dan gangguan transportasi yang cukup parah di beberapa wilayah Jerman.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dua dari kematian terjadi ketika pohon tumbang menimpa dan menghancurkan mobil sekaligus menewaskan pengemudinya. Satu orang tewas ketika mobilnya terbawa angin ke jalur lalu lintas berlawanan dan mengakibatkan kecelakaan fatal.

Petugas pemadam kebakaran melaporkan banyaknya panggilan darurat yang harus dilayani sepanjang malam. Di wilayah Berlin saja, pemadam kebakaran harus melayani sekitar 1300 panggilan darurat.

Prancis dan Belanda juga bersiap

Badan layanan cuaca Prancis mengeluarkan peringatan cuaca buruk bagi lima departemen di utara untuk mengantisipasi kedatangan badai "Eunice". Jawatan kereta api Prancis mengumumkan, mulai tengah hari dan seterusnya mereka akan menangguhkan lalu lintas regional di wilayah Hauts-de-France paling utara dan di Normandia mulai tengah hari.

Di Belanda, otoritas meningkatkan peringatan cuaca di beberapa wilayah ke tingkat paling parah, yaitu kode merah, terutama untuk daerah pesisir. Lalu lintas kereta api juga dihentikan dan sekolah-sekolah diliburkan di banyak daerah.

Bandara internasional Schiphol Amsterdam mengumumkan pembatalan dan penundaan pemberangkatan pesawat, dengan maskapai nasional KLM membatalkan hampir 170 penerbangan karena badai.

hp/as (dpa, afp)

Iklan

Berita Selanjutnya

1 Januari 1970



Artikel Terkait

    Berita terkait tidak ada



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Berita terkait tidak ada