Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menanggapi soal beberapa proyek strategis nasional atau PSN yang mendapatkan penolakan dari warga. Ganjar menceritakan tiga proyek yang sempat mendapatkan penolakan di Jawa Tengah, tapi akhirnya sudah selesai dijalankan.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Ya sejak saya jadi gubernur pernah ada proyek semen. Alhamdulillah sampai hari ini selesai. Lalu, ada PLTU Batang mungkin sudah tidak terdengar lagi tapi proyeknya selesai. Maka saya minta sekarang tugas perusahaannya untuk berkomunikasi,” ujar Ganjar di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, pada Senin, 17 Juli 2023.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Proyek lainnya yang ramai adalah Proyek Bendungan Bener, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Ganjar juga mengklaim bahwa saat ini sudah 100 persen lahan bisa diukur. Namun, kata Ganjar, dengan catatan pada saat pengukuran di awal itu sebagian yang belum setuju itu tidak ikut menyaksikan.
Menurut Ganjar, hal itu sudah dicoba diselesaikan karena sebagian warga masih ada yang sedang naik haji. “Insya Allah bentar lagi selesai dan sudah 100 persen kami ukur semua,” tutur Ganjar.
Ganjar juga mengatakan bahwa pemerintah provinsi sudah melakukan pendekatan kepada warga pemilik lahan atau masyarakat sekitar proyek. Beberapa warga, kata Ganjar, meminta sebelum proyek selesai agar jalan di daerah setempat diperbaiki, lalu ibu-ibu diberi pelatihan UMKM, dan anak-anak diberi fasilitas yang baik.
Selanjutnya: “Tak kasih semua. Kami berkomunikasi...."
“Tak kasih semua. Kami berkomunikasi dengan nyaman dan mereka komunikasi dengan saya intens sekali,” ucap Ganjar Pranomo.
Hal tersebut dijelaskan Ganjar setelah melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto yang membahas PSN. Ailangga menjelaskan di Jawa Tengah ada 37 PSN dan ada 18 yang masuk dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2019.
“Investasinya sebesar Rp 258,76 triliun dan menyerap tenaga kerja sebesar 66 ribu orang secara langsung,” kata dia.
Adapun PSN yang beroperasi antara lain Jalan Tol Trans Jawa, PLTU Batang, Waduk Cacaban, Bendungan Randugunting, Pengembangan Pelabuhan Cilacap, Bandara di Purbalingga, kabel track kereta api Jawa Selatan, Bendungan Dipekso, dan Bandara Ngloram. Sementara PNS yang beroperasi sebagian, contohnya Jalan Tol Semarang-Demak.
“Kemudian sektor PSN telah terbangun 340 kilometer khusus untuk jalan atau Rp 58 triliun,” kata Airlangga.