Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Kriminal

Diduga Ribut Masalah Wifi di Karanganyar Bekasi, Tetangga Dibacok Kapak

Keributan antartetangga di Perumahan Karanganyar Residence Kabupaten Bekasi ini diduga karena pelaku merasa korban menggunakan wifinya tanpa izin.

11 Oktober 2021 | 15.28 WIB

Ilustrasi jarngan internet.(Shutterstock)
Perbesar
Ilustrasi jarngan internet.(Shutterstock)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Bekasi - Dua orang bertetangga di Perumahan Karanganyar Residence Blok E, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi bertikai diduga karena masalah wifi. Keributan ini berujung pembacokan menggunakan kapak.

Korban, Lasdo Apuan, 38 tahun, dibacok oleh E , tetangga rumahnya yang berjarak 20 meter. Kasus keributan ini sudah dilaporkan ke Kepolisian Cikarang, Kabupaten Bekasi. Keributan di teras rumah Lasdo ini terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

Dalam rekaman yang beredar, pelaku pembacokan datang menggunakan sepeda motor. Begitu berhenti di rumah korban, pelaku lantas mengeluarkan sebilah kapak dari jok sepeda motornya. Pelaku lalu menggedor-gedor pagar.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Pelaku berteriak keluar keluar, sambil mengancam akan membacok" kata Lasdo kepada wartawan, Senin, 11 Oktober 2021.

Lasdo yang ada di dalam lantas keluar. Pelaku kemudian membuka pintu pagar rumah Lasdo dan masuk ke teras. Keributan pun terjadi.

Korban dibacok di kepala sebelah kiri. Korban sempat melawan dengan alat pel sambil meminta bantuan kepada penduduk setempat. Warga berdatangan, pelaku melarikan diri. "Saya berteriak maling, warga berdatangan," kata dia.

Korban dilarikan ke rumah sakit oleh warga sekitar untuk mendapatkan perawatan medis. Korban juga sudah membuat laporan polisi ke kepolisian setempat.

Ketua RW perumahan Karanganyar, Sumianto mengatakan, korban dan pelaku sempat konflik masalah wifi. Pelaku menyangka korban menggunakan wifinya tanpa izin. Korban menyangkal.

Konflik itu sempat dimediasi di kantor desa Karanganyar. "Sekitar dua minggu lalu korban dan pelaku sempat cekcok karena wifi, namun sudah dimediasi," kata dia.

Diduga, pelaku masih belum terima keputusan dalam mediasi tersebut, sehingga mendatangi rumah korban lalu melakukan penganiayaan. Hingga berita dibuat, belum ada keterangan resmi dari kepolisian sektor Cikarang Kabupaten Bekasi yang menyelidik kasus ini.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus