Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo

PNM Sukses Berdayakan Nasabah Hingga Mengekspor Produknya

Nasabah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Unit Cempaka Banjarmasin, Salasiah, berhasil mengolah rumput purun menjadi berbagai produk yang fungsional seperti tikar, topi, dompet dan tas sebagai produk andalan.

18 April 2024 | 11.18 WIB

PNM Sukses Berdayakan Nasabah Hingga Mengekspor Produknya
Perbesar

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

INFO NASIONAL – Nasabah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Unit Cempaka Banjarmasin, Salasiah, berhasil mengolah rumput purun menjadi berbagai produk yang fungsional seperti tikar, topi, dompet dan tas sebagai produk andalan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

Rumput purun sendiri merupakan jenis rumput yang berasal dari gulma yang biasa ditemukan di rawa gambut. Memiliki ciri batang lurus berongga dan tidak memiliki daun, rumput purun bisa digunakan sebagai alternatif sedotan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Untuk proses pembuatan tas, dimulai dengan mengumpulkan rumput purun dari lahan. Setelah terkumpul, rumput purun diikat dan ditumbuk permukaannya oleh kayu secara manual hingga menjadi pipih dan siap dijemur hingga kering sempurna. Rumput purun yang kering sudah bisa memasuki proses penganyaman.

"Saya usaha produk anyaman rumput purun sudah dari tahun 2016. Ibu saya juga sudah usaha yang sama sebelumnya dari usia saya 10 tahun. Turun temurunlah," ujar Salasiah, Rabu 17 April 2024.

Salasiah mengandalkan platform jual beli online untuk menjajakan hasil kerajinannya.

"Pada tahun 2021, saya bergabung dengan PNM. Tujuannya untuk mendapatkan tambahan modal usaha," ujarnya.

Salasiah merasa bangga karena produk hasil karya tangannya sudah dijual sampai ke Irak. Produknya diakui bisa bertahan sampai satu tahun dan bisa lebih awet bila dilapisi pernis sebagai sentuhan akhir. "Supaya mengkilap," katanya.

PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar) merupakan layanan pinjaman modal untuk perempuan prasejahtera pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang diluncurkan pada 2015.

PNM Mekaar menerapkan sistem kelompok tanggung renteng yang diharapkan dapat menjembatani kesenjangan akses pembiayaan, sehingga para nasabah mampu mengembangkan usaha untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Tidak hanya memberikan modal usaha, PNM juga menggelar pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk nasabah. Hingga kini, sudah ada 15,2 juta nasabah PNM di seluruh Indonesia.(*)

Prodik Digital

Prodik Digital

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus