Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Asian Para Games 2018 akan dimulai pada Sabtu, 6 Oktober 2018. Para atlet dengan disabilitas sudah mempersiapkan diri untuk berlaga. Menjelang pertandingan, latihan yang dilakukan tak lagi seintensif saat para atlet menjalani pelatihan nasional. Beberapa dari mereka tinggal menjaga stamina sebelum turun ke lapangan.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Mengikuti pelatihan, menjaga pola makan, istirahat yang cukup, dan yang paling penting harus menghindarkan diri dari masalah agar tidak stres saat bertanding,” ujar Sriyanti, atlet dari cabang olahraga Lawn Bowls, saat dihubungi Tempo, Senin 1 Oktober 2018.
Menurut perempuan asal Sragen, Jawa Tengah ini, secara fisik dan mental para atlet sudah siap. Namun dari banyak faktor, stamina adalah satu keadaan yang paling dijaga sebelum pertandingan. “Agar tidak sakit saat bertanding,” ujar Sriyanti.
Pada hari pertama pertandingan, Minggu 7 Oktober 2018, tim Lawn Bowls Indonesia akan menghadapi tim dari tiga negara kuat, yakni Malaysia, Korea, dan Hongkong. Tim lawn bowls dari negara-negara itu terbilang senior dan banyak meraih penghargaan di berbagai kompetisi. "Tapi Insya Allah kita bisa menjadi yang terbaik,” kata Sriyanti.
Pertandingan cabang olahraga Lawn Bowls akan berlangsung di lapangan Hockey Gelora Bung Karno pada 7 sampai 12 Oktober 2018. Cabang olahraga ini mempertandingkan ketepatan lemparan bola yang tidak bulat utuh. Para atlet harus memiliki perhitungan yang tepat mengenai sudut lengkung lambungan bola. Karena itu, fokus adalah faktor utama keberhasilan dalam cabang olahraga ini.