Nota Kesepahaman Kemendag dan Kepolisian Diperpanjang, Ini Isinya

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perdagangan atau Kemendag dan Kepolisian Republik Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang penegakan hukum, pengawasan, dan pengamanan di bidang perdagangan. Kerja sama ini merupakan perpanjangan dari kesepahaman sebelumnya.

    Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan, Karyanto Suprih, mengatakan kedua institusi telah menandatangani MoU yang sama pada 4 Januari 2013. Kesepahaman itu akan berakhir pada 4 Januari 2018. Penandatanganan MoU kali ini merupakan wujud kesepakatan keduanya untuk melanjutkan kerja sama.

    Baca: Kemendag Umumkan Pelanggar Ketentuan, Mayoritas Produk Cina 

    Karyanto mengatakan ruang lingkup MoU ini meliputi koordinasi kegiatan dalam bidang pertukaran data, penegakan hukum, pengawasan, hingga pengamanan. Dia berharap kerja sama ini bisa melindungi kepentingan masyarakat. "Sekaligus sebagai sarana menciptakan perlindungan konsumen," kata dia di kantornya, Jakarta, Rabu, 20 Desember 2017.

    Keduanya juga sepakat meningkatkan kemampuan sumber daya manusia. Karyanto menuturkan pemerintah kesulitan melakukan pengawasan karena keterbatasan tenaga Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

    Jumlah PPNS di Dirjen Perlindungan Konsumen saat ini sebanyak 73 orang sementara PPNS di Bappebti hanya 27 orang. PPNS juga tersebar di daerah, namun jumlahnya hanya 143 orang. "Keadaan ini tidak sebanding dengan luasnya wilayah pengawasan yang meliputi seluruh Indonesia," kata Karyanto.

    Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komisaris Ari Dono Sukmanto, mengatakan kerja sama ini bisa membantu menambah tenaga pengawas dan pendampingan penyidikan. Bareksrim juga berwenang melakukan tindak penangkapan dan penahanan. Ari menuturkan Bareskrim juga membantu meningkatkan kemampuan PPNS. "Mereka diberikan pendidikan di Megamendung," ujarnya.

    Pendidikan dan pelatihan terhadap PPNS Kemendag sebenarnya telah berlangsung sejak 2011. Jumlah peserta didiknya antara lain 47 PPNS Metrologi, 327 PPNS Perlindungan Konsumen dan PPNS Tertib Niaga, 27 PPNS Perdagangan, dan 24 PPNS Bappebti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.