Demokrat Geser Dominasi PDIP di Surabaya

Selasa, 28 April 2009 | 15:34 WIB
Demokrat Geser Dominasi PDIP di Surabaya

TEMPO Interaktif, Surabaya: Hasil perhitungan sementara dari 30 kecamatan di Surabaya menunjukkan Partai Demokrat unggul dibanding partai lain, Selasa (28/4). Posisi ini menggeser dominasi Partai Demokrai Indonesia Perjuangan di Dewan Perwakilan Rakyat Surabaya.

Dari data sementara, Demokrat meraup 280.347 suara. Kemenangan ini nyaris merata di lima daerah pemilihan di Surabaya, yakni Dapil I (minus Kecamatan Gubeng) sebesar 48.027, Dapil II sebesar 65.267, Dapil III sebesar 39.985, Dapil IV sebesar 84.361, dan Dapil V sebesar 42.707.

Sementara urutan kedua ditempati PDIP yang memperoleh suara sebesar 174.687, disusul Partai Kebangkitan Bangsa (60.762), Partai Keadilan Sejahtera (53.985), Partai Damai Sejahtera (49.395), Partai Golkar (49.104), Partai Amanat Nasional (38.729), Gerindra (16.174), dan Partai Persatuan Pembangunan (15.263).

Perolehan suara sementara ini akan mengubah dominasi PDIP di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Surabaya saat ini. Dari 45 kursi DPRD II Kota Surabaya, PDIP memperoleh 13 kursi, disusul PKB 11 kursi, PAN 5 kursi, Demokrat 4 kursi, PKS 4 kursi, PDS 4 kursi, dan Golkar 4 kursi. Jumlah kursi di DPRD Surabaya ini akan bertambah menjadi 50 kursi pada periode 2009-2014 mendatang.

Kini, di Dapil I dengan jatah kursi 11 dan total suara yang masuk ke Komisi Pemilu Surabaya sebesar 180.027 (minus suara Gubeng), Demokrat diperkirakan memperoleh 3 kursi (48.027 suara), PDIP 2 kursi (34.907), berikutnya ada Golkar (11.256), PKB (9.182), PKS (8.949), PDS (8.512), dan PAN (10.250) masing-masing 1 kursi.

Sebagai catatan, perolehan ini belum dapat dipastikan karena hingga siang ini suara dari Kecamatan Gubeng belum masuk ke KPU Surabaya.

Untuk Dapil II dengan jatah 11 kursi dan perolehan suara 233.199, Demokrat mendapat 3 kursi (65.267) dan PDIP 2 kursi (41.804). Kursi lain diisi oleh Golkar (10.214), PKB (13.898), PKS (13.518), PPP (15.263), PDS (8.434), dan Gerindra (9.774), masing-masing satu kursi.

Dapil III dengan jatah 8 kursi dan perolehan kursi 134.182, Demokrat diperkirakan memperoleh 3 kursi (39.985), disusul PDIP (21.194), Golkar (6.341), PKB (12.304), PKS (9.888), dan PDS (12.588), masing-masing 1 kursi.

Dapil IV dengan jatah 11 kursi dan perolehan sebanyak 220.751, Demokrat mendapat 4 kursi (84.361), PDIP 3 kursi (52.704), serta Golkar (13.454), PKB (14.112), PKS (12.886), dan PDS (13.547) yang masing-masing mendapat satu kursi.

Terakhir, Dapil V dengan jatah 9 kursi dan perolehan sebesar 178.967 suara, Demokrat mendapat 2 kursi (42.707), disusul PDI-P (24.078), Golkar (7.839), PKB (11.266), PKS (8.746), PDS (6.314), Gerindra (6.460), dan PAN (13.638), masing-masing 1 kursi.

Secara umum Demokrat diperkirakan akan memperoleh 16 kursi, PDIP 9 kursi, Golkar 5 kursi, PKB 5 kursi, PKS 5 kursi, PDS 5 kursi, PAN 2 kursi, Gerindra 2 kursi, dan PPP 1 kursi.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Surabaya Wisnu Wardana mengatakan sebelumnya pihaknya mentargetkan perolehan 18 kursi di DPRD Surabaya. Namun, berdasarkan data KPU Surabaya ini dia mengakui perkiraan perolehan kursi sementara telah sesuai dengan perhitungan yang dilakukan saksi partainya.

ANANG ZAKARIA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan