Jumat, 18 Agustus 2017

Jadi Tim Pemenangan Jokowi, Hendro: Baru Dengar  

Rabu, 07 Mei 2014 | 13:28 WIB
Mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN), A.M. Hendropriyono. TEMPO/Suryo Wibowo.

Mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN), A.M. Hendropriyono. TEMPO/Suryo Wibowo..

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara Abdullah Mahmud Hendropriyono dikabarkan bakal menjadi Ketua Tim Pemenangan Joko Widodo alias Jokowi sebagai presiden. Namun, saat ditanya ihwal itu, Hendropriyono yang baru saja dikukuhkan sebagai guru besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara itu mengelak.

"Saya baru tahu dan saya baru dengar," kata Hendropriyono di Balai Sudirman, Rabu, 7 Mei 2014. Malah, ia berbalik bertanya ke awak media. "Calon presidennya (Jokowi) datang. Kenapa tidak ditanyakan ke beliau," ujar dia.

Hendro menyatakan akhir-akhir ini dirinya banyak berkutat dengan persoalan akademik dan jauh dari hiruk pikuk politik. "Berhari-hari saya sibuk membaca buku soal teori dan bukan soal praktek," katanya. Sebab, ia mengatakan dirinya diminta menjadi guru besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara.

Jenderal bintang empat itu hari ini dikukuhkan sebagai guru besar bidang intelijen. Ia pun mencatatkan namanya sebagai guru besar intelijen pertama di dunia. Tak heran Museum Rekor Indonesia pun turut mencatat hal ini.

Hendropriyono juga dikenal dekat dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Di masa Mega menjadi presiden, ia diangkat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara.


Hubungannya pun sampai sekarang masih lengket. Terlihat dengan kehadiran Megawati dalam acara pengukuhan Hendropriyono. Kedekatannya semakin terang benderang ketika Hendropriyono menyebut Mega sebagai presiden hingga sekarang. "Bagi saya Megawati adalah presiden sampai sekarang," kata dia dalam sambutannya.

ERWAN HERMAWAN

Berita Terpopuler:
Jokowi Datang, Kepala Sekolah Renggo Pingsan
Briptu Eka: I Love You, My Hubby
Komnas HAM Akan Sikapi Pengakuan Kivlan Zein
Soal Kisruh Hanura, Wiranto Selamatkan Hary Tanoe
Omset Bakso Babi Sutiman Rp 30 Juta per Bulan




 







Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?