Minggu, 20 Agustus 2017

Janji Dua Kandidat Presiden Soal Infrastruktur  

Jum'at, 30 Mei 2014 | 09:43 WIB
Warga menggedong anaknya saat melintasi jembatan yang rusak di atas Sungai Ciujung, Lebak, Banten, (1/12). Jembatan tersebut terpaksa digunakan untuk mempersingkat waktu jarak tempuh antar desa Selapajang dengan desa Kampung Jati . TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Warga menggedong anaknya saat melintasi jembatan yang rusak di atas Sungai Ciujung, Lebak, Banten, (1/12). Jembatan tersebut terpaksa digunakan untuk mempersingkat waktu jarak tempuh antar desa Selapajang dengan desa Kampung Jati . TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

TEMPO.COJakarta - Kedua pasang calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, dipastikan resmi bertarung di Pemilu 9 Juli nanti. Mereka juga telah memaparkan janji-janjinya kalau terpilih. Janji kedua kandidat ini beragam, mulai dari penyelesaian masalah subsidi bahan bakar minyak, revisi Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi, hingga masalah pembangunan infrastruktur.

Untuk masalah infrastruktur, Jokowi-JK berjanji akan membangun 2.000 kilometer jalan baru di seantero negeri. Selain itu, pasangan ini juga berjanji membangun masing-masing sepuluh pelabuhan, bandara, dan kawasan industri baru untuk mendukung perekonomian. Mereka juga berjanji bakal ada efisiensi perjanjian bisnis menjaid hanya 15 hari bila mereka terpilih.

Selain itu, Jokowi-JK juga menjanjikan pembangunan 5.000 pasar tradisional serta memodernisasi pasar tradisional lama. Sedangkan untuk kepentingan riset, Jokowi-JK janji akan membangun science park dan techno park di daerah-daerah.

Visi misi pasangan Prabowo-Hatta soal infrastruktur juga tidak jauh berbeda dengan pasangan Jokowi-JK. Prabowo-Hatta juga berjanji membangun 3.000 kilometer jalan baru dan 4.000 kilometer rel kereta api baru dengan transportasi kereta api sebagai prioritas pembangunan. Selain itu, kandidat ini juga berjanji membangun 2.000 menara rumah susun dengan 5 persen bunga bagi penyewa prioritas.

Prabowo-Hatta juga berjanji akan membangun kawasan ekonomi khusus yang terintegrasi dengan pariwisata, properti, pendidikan, dan industri kreatif. Mereka akan mengalokasikan 10 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara untuk program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Kandidat ini juga menjanjikan dana Rp 1 miliar untuk setiap desa dalam satu tahun demi percepatan permbangunan infrastruktur desa. (baca:Janji Ekonomi Calon Presiden Dinilai Tak Realistis)

Visi misi Jokowi-JK yang berjumlah 42 halaman dapat di download di website resmi KPU dengan link (http://kpu.go.id/koleksigambar/VISI_MISI_Jokowi-JK.pdf). Adapun visi misi Prabowo-Hatta yang berjumlah 9 halaman dapat di download di sini (http://www.kpu.go.id/koleksigambar/VISI_MISI_prabowo-Hatta.pdf).

INDRI MAULIDAR

 

Terpopuler:

 

Cadbury Berbabi, Muslim Indonesia Diminta Waspada
'Tukang Gesek' di Bus Transjakarta Tertangkap
Robert De Niro Blakblakan Ayahnya Gay


 


Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?