Selasa, 22 Agustus 2017

Hendropriyono Minta LDII Dukung Jokowi-JK  

Selasa, 03 Juni 2014 | 17:43 WIB
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal (Purn) AM Hendropriyono ketika memberikan keterangan pers usai mengikuti Perayaan hari ulang tahun ke-61 Kopassus di Markas Besar Cijantung, Jakarta, (16/04). Tempo/Dian Triyuli Handoko

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal (Purn) AM Hendropriyono ketika memberikan keterangan pers usai mengikuti Perayaan hari ulang tahun ke-61 Kopassus di Markas Besar Cijantung, Jakarta, (16/04). Tempo/Dian Triyuli Handoko.

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara A.M. Hendropriyono yang juga tim pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla mengunjungi kantor pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia di Jalan Tentara Pelajar 28, Patal Senayan, Jakarta Selatan, Selasa, 3 Juni 2014.

Datang sekitar pukul 16.15 WIB ia disambut oleh Ketua LDII Prasetyo Sunaryo, Azhar Budiman, dan Wakil Sekretaris Umum Hasyim Nasution. Hendriyono terang-terangan meminta dukungan LDII untuk Jokowi-Jusuf Kalla dalam pemilihan presiden 2014.

"Saya ini mendukung orang yang pantas jadi presiden," kata Hendro kepada para pimpinan LDII. "Orang di generasi saya, setua saya sudah enggak usah jadi presiden saja."

"Kalau orang yang seusia saya maju, itu berarti telat mikir," kata dia. Kata dia, orang di usianya harusnya menjadi tokoh yang menasehati mereka yang lebih muda. "Alhamdulillah di rumah saya ada cermin, jadi biar tahu kalau enggak pantes maju."

Saat ditanya Prasetyo Sunaryo ihwal Jusuf Kalla yang juga ikut maju, Hendro punya jawaban tersendiri. Katanya, Jusuf Kalla adalah tokoh senior yang wajib mengiringi kepemimpinan. "Apalagi Jokowi kan orang baru."


MUHAMMAD MUHYIDDIN

Berita Terpopuler:
Ahok Dilaporkan Kuasa Hukum Udar ke Mabes Polri
Sebab Raja Spanyol Turun Takhta
Tak Hadirkan Saksi Meringankan, Akil: Mahal
Foto Topless Dikecam, Scout Willis Tidak Menyesal


Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?