Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Lokasi Wisata Alam Dikotori Sampah, Ini Cara Mencegahnya

Editor

Erwin prima

image-gnews
Warga melintasi pinggiran jalan desa yang hanyut di Desa Dampit, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, 14 April 2016. Akses jalan raya menuju Sumedang, kawasan wisata Curug Cinulang, dan Taman Buru Masigit Kareumbi, terputus. TEMPO/Prima Mulia
Warga melintasi pinggiran jalan desa yang hanyut di Desa Dampit, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, 14 April 2016. Akses jalan raya menuju Sumedang, kawasan wisata Curug Cinulang, dan Taman Buru Masigit Kareumbi, terputus. TEMPO/Prima Mulia
Iklan

TEMPO.CO, Bandung - Pengelola kawasan wisata Taman Buru Masigit-Kareumbi menerapkan syarat uang deposito bagi tiap pengunjung untuk menjamin kebersihan tempat itu dari buangan sampah. Uang titipan tersebut baru bisa diambil jika pengunjung terbukti menjaga kebersihan sesuai hasil pengecekan petugas. Sebaliknya jika pengunjung enggan membersihkan tempat bermalam, uang deposito menjadi milik pengelola.

Salah seorang pengelola lokasi wisata di timur Bandung tersebut, Darmanto, mengatakan uang deposito itu wajib diserahkan pengunjung sambil membayar tiket masuk. Tiket masuk per orang ke kawasan ini Rp 8.500 pada hari kerja, dan Rp 11.250 saat akhir pekan Jumat-Ahad.

Pengunjung yang datang per orang atau kelompok kecil, akan dikenai biaya tambahan untuk deposito kebersihan sebesar Rp 15.000-200.000. “Untuk rombongan besar, uang deposito kebersihannya Rp 500 ribu,” katanya kepada Tempo, Minggu, 1 Mei 2016. Uang itu bisa diambil lagi oleh pengunjung saat pulang setelah petugas menyatakan tempat yang ditempati pengunjung benar terjaga kebersihannya.

Ketentuan itu dinilai bagus oleh seorang pengunjung, Rony Noviansyah, yang menyiapkan uang deposito Rp 500 ribu. Sebelum meninggalkan tempat, rombongan peserta geotrek yang dipandunya melakukan operasi semut membersihkan sampah di lokasi acara. Sampah itu dikumpulkan di kantong plastik besar lalu dibawa ke kantor pengelola wisata.

Taman Buru Masigit-Kareumbi yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung, Garut, dan Sumedang, merupakan kelolaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA). Sempat terbengkalai dan ditanami banyak pohon pinus sebagai hutan produksi, Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri mengajukan kemitraan untuk mengelola kawasan dan disetujui sejak 2008-2009.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Darmanto, yang pernah menjadi Ketua Wanadri, mengatakan kawasan pegunungan seluas 12.420,70 hektare itu menawarkan beberapa lokasi berkemah, wisata trekking ke air terjun Curug Sabuk di tengah hutan, lembah Batara Guru. Selain itu ada tempat penangkaran rusa dan program Wali Pohon.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 453 ton sampah mengotori kawasan taman nasional. Hasil survei di delapan taman nasional dan tujuh gunung oleh Komunitas Sapu Gunung yang bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) serta organisasi mahasiswa pencinta alam pada 11-24 April 2016 mendapati sampah bertumpuk, ditanam, dan bertebaran di lokasi perkemahan pendaki.

ANWAR SISWADI

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pengunjung Situ Cileunca Pangalengan Tenggelam, Dua Korban Ditemukan Meninggal

9 hari lalu

Foto udara Situ atau Danau Cileunca di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu 5 Agustus 2023. Kawasan Situ Cileunca yang memiliki luas area 11 ribu hektar serta daya tampung hingga 11,5 juta kubik air tersebut menjadi lokasi sumber air baku bagi kebutuhan seluruh masyarakat kota Bandung yang mencapai 7.000 hingga 8.000 liter perdetik atau 7 - 8 juta kubik per bulan. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Pengunjung Situ Cileunca Pangalengan Tenggelam, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Laporan orang tenggelam di Situ Cileunca diterima pada 9 April 2024. Pencarian butuh berhari-hari karena dipengaruhi oleh beberapa faktor.


Gerombolan Monyet Ekor Panjang ke Pemukiman Daerah Soreang Bandung

24 hari lalu

Kawanan monyet ekor panjang yang memasuki kawasan permukiman di Kota Bandung. Cuplikan video netizen
Gerombolan Monyet Ekor Panjang ke Pemukiman Daerah Soreang Bandung

Setelah Kota Bandung, kini giliran Soreang, ibu kota Kabupaten Bandung, menjadi sasaran kawanan monyet ekor panjang untuk berkeliaran.


Pemkab Bandung Raih 5 Penghargaan Top Bussiness 2024

33 hari lalu

Pemkab Bandung Raih 5 Penghargaan Top Bussiness 2024

Top BUMD Awards adalah kegiatan corporate rating atau pemberian penghargaan kepada BUMD-BUMD terbaik se-Indonesia


Bupati Bandung Kembali Raih Penghargaan dari Kementerian PAN-RB

40 hari lalu

Bupati Bandung Kembali Raih Penghargaan dari Kementerian PAN-RB

Kabupaten Bandung merekrut lebih banyak PNS untuk memenuhi kebutuhan lima rumah sakit baru.


Bupati Bandung Laksanakan Ground Breaking RSUD Bedas Pacira

46 hari lalu

Bupati Bandung Laksanakan Ground Breaking RSUD Bedas Pacira

Ground breaking RSUD Bedas Pacira ini adalah yang kelima, setelah empat rumah sakit lainnya telah diresmikan.


Hasil Rekapitulasi KPU Tetapkan PKB Jadi 'Penguasa Baru' Kabupaten Bandung

48 hari lalu

Hasil Rekapitulasi KPU Tetapkan PKB Jadi 'Penguasa Baru' Kabupaten Bandung

Suara PKB mendominasi untuk DPR, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten Bandung.


Waspada Hempasan Puting Beliung, Simak Tips BNPB Agar Rumah Tidak Porak Poranda

23 Februari 2024

Warga melewati samping pabrik tekstil Kahatex yang atap bajanya runtuh tersapu angin puting beliung di Desa Mangunarga, Sumedang, Jawa Barat, 22 Februari 2024. BRIN akan meneliti fenomena amukan angin ini yang berpotensi menjadi tornado yang pertama kali terjadi di Indonesia. TEMPO/Prima Mulia
Waspada Hempasan Puting Beliung, Simak Tips BNPB Agar Rumah Tidak Porak Poranda

Khawatir rumah ikut terhantam cuaca ekstrem angin kencang? Tips ala BNPB menarik untuk disimak


Puting Beliung Rusak 493 Rumah Warga di Kabupaten Bandung, 10 Rumah di Kabupaten Sumedang

22 Februari 2024

Warga berdiri di antara puing rumah yang hancur akibat angin puting beliung di Desa Sukadana, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis 22 Februari 2024. BPBD Provinsi Jawa Barat mencatat, bencana angin puting beliung yang terjadi di Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung tersebut mengakibatkan 97 rumah dan 17 unit bangunan pabrik mengalami kerusakan serta 413 kepala keluarga terdampak dan 31 orang dilarikan ke rumah sakit. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Puting Beliung Rusak 493 Rumah Warga di Kabupaten Bandung, 10 Rumah di Kabupaten Sumedang

Kerusakan rumah akibat angin puting beliung di Kabupaten Bandung lebih besar dibandingkan di Sumedang.


Penjelasan BMKG Soal Penyebab Cuaca Ekstrem Angin Kencang Puting Beliung di Rancaekek-Jatinangor

22 Februari 2024

Warga berdiri di antara puing rumah yang hancur akibat angin puting beliung di Desa Sukadana, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis 22 Februari 2024. BPBD Provinsi Jawa Barat mencatat, bencana angin puting beliung yang terjadi di Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung  pada Rabu, 21 Februari 2024, tersebut mengakibatkan 97 rumah dan 17 unit bangunan pabrik mengalami kerusakan serta 413 kepala keluarga terdampak dan 31 orang dilarikan ke rumah sakit. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Penjelasan BMKG Soal Penyebab Cuaca Ekstrem Angin Kencang Puting Beliung di Rancaekek-Jatinangor

BMKG mencatat sejumlah fenomena cuaca di Samudera Hindia, Selat Sunda, dan Laut Jawa sebelum angin kencang puting beliung menerjang Rancaekek.


Puting Beliung di Rancaekek dan Jatinangor Jawa Barat, BMKG Berulang Kali Terbitkan Peringatan Cuaca Ekstem

21 Februari 2024

Cuplikan video saat terjadi angin tornado pertama di Indonesia di Rancaekek, Bandung, Rabu, 21 Februari 2024. X.com/@@DhankSuhendar
Puting Beliung di Rancaekek dan Jatinangor Jawa Barat, BMKG Berulang Kali Terbitkan Peringatan Cuaca Ekstem

BMKG sempat mengeluarkan sejumlah peringatan dini menjelang bencana puting beliung di Rancaekek-Jatinangor.