GIIAS 2016, Lexus Pamer Mobil Berkonsep Bahan Bakar Hidrogen
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan Adiwijaya
Kamis, 11 Agustus 2016 21:45 WIB
Tampak belakang mobil sport Lexus Future Luxury Coupe (LF-LC) di pameran otomotif GIIAS 2015, Tangerang, Banten, 28 Agustus 2015. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo
Iklan
Iklan

TEMPO.CO, Tangerang -  Pabrikan mobil premium Lexus tak mau ketinggalan memperkenalkan produk barunya dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show 2016. Pada perhelatan akbar ini, produsen mobil asal Jepang, yang merupakan anak perusahaan Toyota Motor Corp, menghadirkan mobil dengan konsep fuel cell.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Bahan bakar hidrogen berinteraksi dengan oksigen bisa menggerakkan motor generatornya," kata General Manager Lexus Indonesia, Adrian Tirtadjaja, saat ditemui dalam GIIAS 2016 di Indonesia Convention and Exhibition (ICE), BSD, Tangerang, Kamis, 11 Agustus 2016.

Mobil yang dinamai Lexus LF-FC itu merupakan produk terbaru Lexus. Adrian menjelaskan, hidrogen adalah energi alternatif yang memiliki emisi 0 persen. "Dia (LF-FC) punya waste itu air, tak ada karbonmonoksida," ujarnya.

Lihat Juga: Foto-foto Lexus LF-LC, Mobil Konsep Bertenaga Garang di GIIAS

Lexus juga memperkenalkan model Lexus RC F GT 3. Mobil berkonsep sport ini ditujukan bagi para konsumen yang menyukainya. "Buat orang yang suka balap," ucap Adrian.

Namun sayang, menurut Adrian, dua kendaraan ini tak dapat diproduksi secara massal karena alasan yang berbeda-beda. Untuk jenis LF-FC, Adrian merasa masih dibutuhkan persiapan selama 4 tahun untuk mempersiapkan infrastruktur supaya mobil bisa diproduksi secara massal.

Meski begitu, Adrian mengungkapkan, dalam 2 tahun, pihaknya akan memproduksi mobil dengan desain sedan saloon, seperti LF-FC. Namun bukan fuel cell. "Bentuknya agresif, sporty, tapi tetap elegan."

Simak: Toyota Tampilkan Mobil Konsep 'Power Bank' di GIIAS

Lalu, untuk RC F GT 3, Adrian mengakui memang ditampilkan hanya untuk testing water. Dengan desain racing seperti itu, mobil butuh kondisi-kondisi tertentu untuk bisa jalan. "Harus di sirkuit atau di jalanan yang flat bagus semua," tuturnya.

Adrian menambahkan, dalam GIIAS 2016, Lexus memang tak berniat berjualan. Sebab, stok barangnya juga sedang tidak ada atau masih indent.

DIKO OKTARA

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi