Krisis Rudal, Penjualan Hyundai di CinaTersalip Mobil Jepang
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan
Senin, 12 Juni 2017 23:02 WIB
REUTERS/Truth Leem
Iklan
Iklan

TEMPO.CO, Seoul -Penjualan mobil merek Jepang di Cina melonjak tajam dalam tiga bulan yang berakhir Mei. Sementara penjualan mobil besutan Korea Selatan, Hyundai Motor Co dan afiliasinya, Kia Motors anjlok menyusul ketegangan antara Koreal Selatan dengan Cina terkait isu rudal.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Baca: Jadi Pesaing Nissan Juke, Ini Perkiraan Harga Hyundai Kona Seperti diberitakan Amerika Serikat akan mengerahkan sistem pertahaan rudal berbasis darat atau Terminal High Altitude Are Defense (THAAD) di Korea Selatan. Ini memicu kemarahan Cina terhadap Korea Selatan dan menyatakan akan memboikot produk asal Negeri Ginseng.

Seperti dilaporkan Kantor Berita Korea Selatan, Yonhap, Minggu 11 Juni 2017 yang dikutip Japan Times, Senin 12 Juni 2017, penjualan Hyundai Motor dan Kia Motors periode periode Maret - Mei 2017 anjlok 60,8 persen dibandingkan periode sama tahun lalu dari 447,420 menjadi 175.576 unit.

Yonhap yang mengutip data China Passenger Car Association menyebutkan, mobil Jepang yang diproduksi Nissan, Toyota dan Honda melonjak 24 di pasar otomotif terbesar di dunia. Peningkatan penjualan itu disumbang dari produk baru terutama segmen sport utility vehicle (SUV).  Namun Kantor Berita Yonhap itu tidak merilis datapenjualan mobil Jepang.

Baca: Begini Cara Tata dan Hyundai Menggoyang Pabrikan Jepang Yonhap juga menyebutkan bahwa tak hanya industri otomotif yang terkena imbas ketegangan hubungan diplomatik Cina dengan Korea Selatan terkait sikap Pemerintahan Seoul yang tetap akan memasang rudal THAAD. "Hubungan perdagangan dua negara memburuk. Cina memboikot barang-barang produksi Korea Selatan," demikian ulasan Yonhap.

SETIAWAN ADIWIJAYA

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi