Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Edisi 17 Agustus: Youtuber Bayu Skak Muda, Kaya, dan Terkenal  

Editor

Suseno TNR

image-gnews
Bayu Skak, bernama asli Bayu Eko Moektito, yang terkenal berkat video-video jenaka, lucu, dan menggemaskan, yang dia unggah di Youtube. DOK. BAYU SKAK
Bayu Skak, bernama asli Bayu Eko Moektito, yang terkenal berkat video-video jenaka, lucu, dan menggemaskan, yang dia unggah di Youtube. DOK. BAYU SKAK
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Tokoh 17 Agustus versi Tempo.co, Bayu Skak, sudah bisa menikmati jerih payahnya jungkir balik di depan kamera selama delapan tahun ini. Bayu Eko Moektito, demikian nama lengkapnya, meraih sukses sebagai kreator YouTube dalam usia belia. Sekarang penghasilannya dalam sebulan berkisar antara Rp 26 juta- Rp 39 juta. "Itu dari Youtube saja ya, belum termasuk pendapatan dari iklan,” kata Bayu Skak saat diwawancarai Kamis, 10 Agustus 2017.

Bayu lahir di Malang pada 13 November 1993. Ia tumbuh dan berkembang seperti anak-anak kebanyakan. Nyaris tidak ada yang istimewa. Selepas SMP, Bayu sudah menentukan sikap untuk tidak meneruskan ke SMA. Alasanya, dia tidak suka dengan mata pelajaran matematika. Karena itu dia memilih SMK Negeri 4 Malang dan mengambil jurusan animasi. “Dari kecil saya suka menggambar,” katanya. Di sinilah cerita suksesnya dimulai. 

Di sekolah itu Bayu memiliki lima teman akrab, yaitu Alvan, Rengga, Ali, Deka, Hisyam. Mereka kemudian membentuk kelompok Skak yang merupakan akronim dari Sekumpulan Arek Kesel. Dalam bahasa Indonesia, kelompok itu  bisa diartikan sebagai sekumpulan anak-anak yang lelah.



 

Baca: Edisi Khusus 17 Agustus: Orang Muda Inspiratif

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bayu sering merekam tingkah laku konyol teman-temannya itu menggunakan kamera handphone 3 megapixel miliknya. Karena di sekolah mendapat pelajaran videografi, iseng-iseng rekaman itu kemudian diolah menjadi film. “Judulnya Rumah Sakit Jiwa,” kata Bayu. Video inilah yang kemudian dia unggah ke Facebook dan YouTube . Tak diduga, ternyata banyak yang menyukainya.

Sekarang Bayu sudah menjadi profesional. Dia bekerja dalam sebuah tim. Dia merekrut teman-teman dan sejumlah adik kelasnya di SMK untuk bergabung. “Aku merekrut lulusan yang memiliki keterampilan membuat video, tak pernah bolos, dan niat bekerja,” kata Bayu.

Menurut Bayu, awalnya dia tidak pernah menyangka bisa hidup dari hobinya itu. Dia hanya sekadar menekuni suatu bidang yang memang dia sukai. “Jangan berpikir dulu cari duit. Berkarya dulu. Saya kan dulu tak tahu Youtube mendatangkan duit, ya berkarya saja,” katanya.

Bayu Skak terpilih sebagai Tokoh 17 Agustus Tempo.co karena dinilai telah menjadi inspirasi bagi generasi muda. Dengan 188 video yang diunggahnya di YouTube, ia bisa menarik 1,1 juta subscriber. Satu videonya bisa ditonton sampai 4 juta kali. Dan yang lebih utama, ia bisa membuka lapangan kerja bagi calon kreator muda lainnya.

EKO WIDIANTO | SUSENO



Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Gerakan Makan Berkah Bantu Pasien Covid-19 yang Harus Isoman di Tangsel

14 Agustus 2021

Relawan Gerakan Makan Berkah saat membagikan makanan siap saji kepada masyarakat yang sedang isolasi mandiri diwilayah Ciputat Timur, Sabtu 14 Agustus 2021. Tempo/Muhammad Kurnianto
Gerakan Makan Berkah Bantu Pasien Covid-19 yang Harus Isoman di Tangsel

gerakan Makkah sudah memiliki empat dapur di Tangerang Selatan untuk membagikan makanan gratis setiap hari bagi pasien Covid-19 yang sedang isoman.


Usai Upacara, Sri Mulyani Ikut Flash Mob dengan Pegawai Kemenkeu

17 Agustus 2019

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati selepas menjadi Pembina Upacara Hari Kemerdekaan RI ke-74 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Sabtu, 17 Agustus 2019. Tempo/Caesar Akbar
Usai Upacara, Sri Mulyani Ikut Flash Mob dengan Pegawai Kemenkeu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ikut menari dalam flash mob yang diinisiasi oleh sejumlah pegawai Kementerian Keuangan.


Tokoh 17 Agustus: Kantong Pekerja Lepas Ryan Gondokusumo

21 Agustus 2017

Pendiri Sribulancer, Ryan Gondokusumo, saat ditemui Tempo di kantornya, kawasan Gandaria, Jakarta, 9 Agustus 2017. TEMPO/Nurdiansah
Tokoh 17 Agustus: Kantong Pekerja Lepas Ryan Gondokusumo

Ryan Gondokusumo berhasil mengembangkan situs penyedia jasa desain menjadi platform yang mewadahi ribuan pekerja lepas dalam waktu tiga tahun.


Tokoh 17 Agustus: Prasetyo Andy Mewujudkan Konsep Smart City

21 Agustus 2017

Head of IT Development Jakarta Smart City Prasetyo Andy Wicaksono. TEMPO/Imam Sukamto
Tokoh 17 Agustus: Prasetyo Andy Mewujudkan Konsep Smart City

Prasetyo Andy Wicaksono menerapkan aplikasi digital Qlue Jakarta Smart City untuk memecahkan masalah perkotaan.


Tokoh 17 Agustus: Firdaus Putra Aditama dan Koperasi Modern

20 Agustus 2017

Firdaus Putra Aditama. dok. pribadi
Tokoh 17 Agustus: Firdaus Putra Aditama dan Koperasi Modern

Tokoh 17 Agustus Koran Tempo salah satunya adalah Firdaus Putra Aditama, 32 tahun.


Tokoh 17 Agustus: Sulfahri, Kepincut Listrik Alga

20 Agustus 2017

Dokter Universitas Hasanuddin, Sulfahri (28) saat berada di antara  Ganggang (Alga) untuk bahan penilitian Alga menjadi Biotethanol dan biodisel di Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, 14 Agustus 2017. TEMPO/Iqbal Lubis
Tokoh 17 Agustus: Sulfahri, Kepincut Listrik Alga

Sulfahri, 28 tahun, terpilih menjadi tokoh 17 Agustus Koran Tempo.


Tokoh 17 Agustus: Ricky Elson, Setrum Murah untuk Rakyat

20 Agustus 2017

Ilmuwan Ricky Elson. TEMPO/Dhemas Reviyanto
Tokoh 17 Agustus: Ricky Elson, Setrum Murah untuk Rakyat

Ricky Elson, adalah salah satu tokoh edisi khusus Tempo Hari
Kemerdekaan 17 Agustus 2017.


Tokoh 17 Agustus, Mizan Bustanul Pembuat Kurikulum Anti Bencana

20 Agustus 2017

Mizan Bustanul Fuady Bisri, saat survey pasca gempa Nepal 2015 di di Gorkha, Nepal, 25 April 2017. dok. pribadi
Tokoh 17 Agustus, Mizan Bustanul Pembuat Kurikulum Anti Bencana

Dalam memperingati hari proklamasi 17 Agustus, redaksi Tempo
menampilkan tokoh edisi khusus. Salah satunya adalah Mizan
Bustranul Fuady Bisri.


Tokoh 17 Agustus: Ratih Pangestuti, Mengail Obat dari Lautan

19 Agustus 2017

Ratih Pangestuti di laboratorium Pusat Penelitian Oseanografi  LIPI, Jakarta, 14 Agustus 2017. Bioaktif peptida kuda laut mampu menurunkan peradangan pada mikroglia dan menghambat kematian sel saraf cholinergic. TEMPO/ Nita Dian
Tokoh 17 Agustus: Ratih Pangestuti, Mengail Obat dari Lautan

Ratih pangestuti, tokoh 17 Agustus di bidang kesehatan pilihan Koran Tempo, meneliti biota laut untuk mencari bahan baku obat.


Tokoh 17 Agustus: Solusi Gamal Albinsaid Mengatasi Biaya Medis

19 Agustus 2017

Chief Executive Officer (CEO) Indonesia Medika, Gamal Albinsaid, di Jakarta, 22 Maret 2016. TEMPO/Frannoto
Tokoh 17 Agustus: Solusi Gamal Albinsaid Mengatasi Biaya Medis

Melalui asuransi sampah, Gamal Albinsaid, tokoh 17 Agustus pilihan Koran tempo, membantu pelayanan kesehatan sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.