Islam radikal

Yenny Wahid: 11 Juta Warga Siap Lakukan Tindakan Radikal

Yenny Wahid: 11 Juta Warga Siap Lakukan Tindakan Radikal

Delapan ratus orang WNI sudah bergabung dengan ISIS di Irak dan Suriah.

  • Teroris Amatir dan Melek Digital

    Salah satu hasil survei nasional tentang Islam dan terorisme yang dikeluarkan oleh The Wahid Institute yang bekerja sama dengan Indo Barometer (IB) menyimpulkan bahwa cara-cara kekerasan, baik terhadap umat beragama lain maupun untuk memerangi kemaksiatan, ditentang oleh mayoritas rakyat Indonesia (93,9 persen). Ini juga berarti negara masih ada "PR" untuk menangani sekitar 6,1 persen orang yang bersikap sebaliknya. Dengan jumlah penduduk tidak kurang dari 250 juta orang itu, maka 6,1 persen itu tentu bukan jumlah yang sedikit.

  • Seberapa Islamkah Islam ISIS?

    Reaksi umum masyarakat Islam, bukan saja di Indonesia, tapi juga di kawasan dunia yang lain, adalah "This is not Islam!" Tak mungkin Islam seperti itu.

  • Pemuda dan Radikalisme

    Survei Setara Institute baru-baru ini menyebut satu dari 14 siswa di Jakarta dan Bandung setuju atas keberadaan Islamic State (IS).

  • IS, Jihad, dan Pendidikan Kita

    Salah satu ideologi utama dan dasar Negara Islam Irak dan Suriah, atau Islamic State (IS), adalah jihad. Abu Mus'ab az-Zarqawi, peletak cikal-bakal IS, berhasil direkrut dari kehidupannya sebagai pemuda nakal dengan pesona doktrin tentang jihad. Akhirnya, ia tumbuh menjadi seorang yang hanya memahami Islam sebagai jihad. Ironisnya, pendidikan kita pun sering kali mengasosiasi Nabi lebih sebagai pendekar perang yang mengisi hidupnya dengan perang.