Tokoh Meninggal

Duta Besar Rusia untuk PBB Churkin Meninggal Mendadak  

Duta Besar Rusia untuk PBB Churkin Meninggal Mendadak  

Duta Besar Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Vitaly Churkin, meninggal mendadak saat bekerja di kantornya di New York, AS.

  • Damardjati, Sebuah Pencarian

    Kita harus mati, sebelum mati." Tak ada lagi yang berbicara demikian di seminar-seminar. Yogya kehilangan sosok uniknya. Prof Dr Damardjati Supadjar meninggal pada usia 72 tahun, Senin lalu. Dia dikenal di forum apa pun, selalu membahas tema dalam perspektif spiritual sinkretis Jawa dan Islam. Banyak yang menganggap cara berpikirnya othak-athik. Tapi justru di situlah letak keotentikannya.

  • Kearifan Prof Damardjati

    Prof Dr Damardjati Supadjar adalah biografi tentang kearifan. Seluruh hidupnya diwakafkan untuk menyelami nilai-nilai Jawa, menyerap filosofinya, dan menyebarkan kepada murid-muridnya. Sebagai orang yang sering ngangsu kaweruh-baik melalui kuliah, seminar, maupun buku-bukunya-saya dan teman-teman UGM sangat merasa kehilangan atas wafatnya pada 17 Februari 2014.

  • Narasi Mandela

    Wafatnya Mandela bukan hanya duka bagi Afrika Selatan, tapi juga dunia. Selain nasionalismenya mustahil diragukan, Mandela memang tak pernah terjebak atau menjebak hidupnya dalam sekat, termasuk sekat kebangsaan. Ia hidup untuk kebersamaan di tengah keragaman, di atas nilai-nilai demokrasi yang diperjuangkannya: kemerdekaan, kesetaraan, keadilan, dan kebebasan. Karena itu, misalnya, ia pernah berkata bahwa kemerdekaan negaranya tak pernah lengkap tanpa kemerdekaan bangsa Palestina. Sebab, seperti Afrika Selatan dulu, ia melihat Israel sedang bergerak ke arah sebuah bangunan keji: etnokrasi. Karena itu, ia terus menghayati dirinya sebagai pejuang, meski ia bersama kaumnya telah merdeka.

  • Kebhinnekaan Taufiq Kiemas

    Gagasan-gagasan TK mengenai pentingnya memahami, menghayati, dan mengamalkan empat pilar inilah yang kemudian memikat segenap civitas academica Universitas Trisakti untuk memberinya gelar doktor kehormatan (honoris causa) pada Minggu, 10 Maret 2013, yang untuk pertama kalinya dalam sejarah dilakukan di gedung parlemen, yang menyimbolkan representasi dari seluruh aspirasi rakyat.