Korupsi Dinasti Atut

Sidang Korupsi Alkes, Adik Atut: Rano Karno Terima Rp 11 Miliar

Sidang Korupsi Alkes, Adik Atut: Rano Karno Terima Rp 11 Miliar

Dalam sidang kasus korupsi alat kesehatan Provinsi Banten dengan terdakwa Atut Chosiyah, Wawan menyebut Rano Karno terima duit Rp 11 miliar.

  • Atut Ditahan

    Terhitung sejak jumat (20/12), ia mendekam di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

  • Selingkuh Politik-Bisnis Dinasti Keluarga Atut

    Sebelas tahun berkuasa, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah sukses menarik
    gerbong politik dan bisnis keluarganya. Ini hanya sebagian dari proyek mereka.

  • Kolusi Merapuhkan Birokrasi

    Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di Provinsi Banten yang menyeret mantan Gubernur Banten, Atut Chosiyah, sebagai terdakwa menegaskan adanya praktek politisasi birokrasi yang amat serius. Dalam sidang terungkap berbagai kesaksian bagaimana Atut dan keluarganya mampu mengatur birokrasi agar loyal dan tunduk kepada perintah mereka.

  • Mencari Pangeran

    Bicara Banten, saya rasa tak akan bisa terlepas dari sebuah buku puisi karya Toto S.T.

  • Atut dan Fashion

    Atut sadar betul bahwa sebagai gubernur, ia harus berbeda dengan rakyat biasa

  • Dinasti Rente Gubernur Atut

    Pertanyaannya, tentu, dengan pendapatan besar (input), mengapa hasil (output) pembangunan di Banten buruk

  • Robohnya Dinasti Korupsi

    Ada yang menyebut kekuasaan keluarga Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah adalah miniatur Orde Baru. Kalau boleh disebut, kroni dan keluarga yang juga menduduki jabatan-jabatan politik digunakan untuk memobilisasi aparatur dan anggaran untuk kepentingan kelompoknya (Koran Tempo, 12/10).

  • Dari Max Havelaar hingga Dinasti Banten

    Pesan dalam buku Max Havelaar masih relevan dan aktual sesuai dengan situasi terkini negeri ini.

  • Ratu Atut dan Kontraktor Lemon

    Sungguh mengerikan membaca informasi yang digelontorkan media tentang kekuasaan Ratu Atut Chosiyah, Gubernur Banten. Termasuk ditulis Kompas (14 Oktober), lebih dari Rp 1 triliun proyek dikuasai keluarganya.