Minuman Keras | Miras

Bawa 7.320 Liter Miras Ilegal, Dua Ibu Rumah Tangga Ditahan   

Bawa 7.320 Liter Miras Ilegal, Dua Ibu Rumah Tangga Ditahan  

"Saya sudah sering bawa miras dari Kiser ke Kupang untuk dijual guna memenuhi kebutuhan pendidikan anak saya," kata salah satu pemilik minuman keras itu.

  • Mabuk

    Minuman keras oplosan (dengan nama lokal besotan, cokrik, dan lainnya) telah menjadi persoalan yang sangat memusingkan pemerintah daerah di Indonesia. Bukan hanya di daerah-daerah pesisir yang secara sosiologis memiliki kultur yang lebih permisif terhadap keberadaan minuman keras, di daerah-daerah pedalaman pun hal ini menjadi masalah. Kehadiran minuman keras telah menjadi sarana dan bahasa pergaulan seperti halnya rokok. Bagi telinga warga Kota Tegal, Brebes, dan sekitarnya, ucapan "dudu batir angger ora gelem nginung" (bukan sahabat jika tidak mau minum) menjadi ungkapan yang jamak terdengar.